Suara.com - Seorang musisi di Memphis, Tennessee, meninggal di rumah sakit setelah membakar dirinya sendiri dalam sebuah aksi bunuh diri yang tampilkan di Facebook Live. Video mengerikan tersebut menunjukkan, Jared McLemore (33) yang bertelanjang dada, duduk bersila di lapangan di luar Murphy's Bar di Midtown Memphis, tempat mantan pacarnya bekerja, pada hari Sabtu (13 Mei).
Dia kemudian berjalan keluar dari pengambilan gambar, kemudian berlari kembali mengambil gambar beberapa menit kemudian. Selanjutnya, dia mengambil sekaleng minyak tanah, menyiramkannya ke dirinya sendiri dan membakar dirinya.
Riuh ramai terdengar suara dari para saksi di latar belakang. Saksi mata mengatakan bahwa dia terbakar dari ujung rambut sampai ujung kaki, saat dia berlari menjerit ke arah bar yang penuh sesak.
"Itu seperti sebuah film, seperti seseorang yang mengenakan setelan tahan api," ujar salah seorang saksi, Kimberly Koehler kepada WREG.
Banyak pengunjung dilaporkan mencoba memadamkan api dengan melemparkan kemeja, mantel dan selimut untuk menyelamatkannya.
McLemore dilarikan ke rumah sakit setempat, di mana ia meninggal karena luka bakar parahnya. Seorang lelaki yang mencoba menghentikannya dilaporkan dirawat di rumah sakit dengan luka bakar tingkat dua.
Video yang dipostingnya ke Facebook sejak itu telah diturunkan.
Mantan pacar McLemore, Alyssa Moore, menyaksikan adegan mengerikan itu hanya beberapa meter jauhnya.
Menurut halaman GoFundMe yang mewawancarai Moore, dia adalah pengusaha sound engineer yang menjalankan soundbar di bar malam itu. Ini adalah kali pertamanya bekerja, setelah McLemore masuk ke rumahnya dan mengancamnya dengan pistol, seminggu sebelumnya.
Baca Juga: Ibu Malang Ini Saksikan Pembunuhan Bayinya di Facebook Live
Dia juga dilaporkan sempat menyerang Moore beberapa bulan lalu dan hampir membunuhnya.
Sementara itu, orang yang akrab dengan McLemore dilaporkan mengatakan bahwa dia berjuang dengan penyakit jiwa dan memiliki riwayat kekerasan dalam rumah tangga. Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh WREG, McLemore ditangkap karena berusaha mencekik Moore pada Agustus 2016. Dia dijatuhi hukuman percobaan untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga bulan lalu dan diperintahkan untuk menjalani evaluasi mental.
Beberapa hari sebelum kejadian tersebut, dia menulis "Erased and forgotten" di halaman Facebook-nya.
Dikatakan, bagaimana McLemore dilaporkan berlari ke arah Moore.
"Jared berlari ke dalam tempat Murphy berkali-kali, menyatakan bahwa 'dia membuat saya melakukan ini' sementara para pengunjung yang tersisa menyaksikan dengan ngeri dan menggunakan apa pun yang mereka bisa untuk menyelamatkannya dan menjaga agar seluruh bar tidak terbakar," tulis halaman itu.
Akhir-akhir ini banyak pihak yang kerap menggunakan Facebook Live untuk menampilkan berbagai hal "menngerikan". Dengan dorongan kritikan keras, perusahaan pimpinan Mark Zuckeerberg itu akhirnya memiliki tim khusus yang memantau dan dengan segera menurunkan, video atau postingan apapun yang dinilai "tidak pantas". [IB Times]
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam