Suara.com - Stigma dunia IT yang didominasi kaum adam perlahan mulai terhapus. Berkat program-program yang diadakan beragam lembaga, kini makin banyak bermunculan srikandi teknologi Indonesia.
Salah satu program pengenalan dunia IT diselenggarakan oleh Google. Program yang dinamakan Indonesia Android Kejar adalah inisiasi Google untuk memperkenalkan pengembangan aplikasi Android.
Dalam program tersebut, para peserta belajar menggunakan platform belajar Udacity. Program Kejar merupakan bentuk dukungan Google untuk mempersiapkan 100 ribu developer seluler hingga 2020.
Salah satu peserta yang mengikuti program ini adalah Febrianty Amirah, seorang karyawati bank swasta di Jakarta. Ia pun menjelaskan latar belakangnya mengikuti program ini karena bosan dengan dunia perbankan.
"Saya pribadi melihat potensi peluang kerja di dunia TI semakin membaik. Sayang sekali jika pelatihan gratis ini terlewatkan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.
Pada awalnya, ia mengaku buta terhadap bahasa pemrograman Android. Berkat ketekunannnya, dirinya berhasil membuat sebuah aplikasi sederhana sebagai proyek final. Aplikasi itu dinamakan Paw Store yang khusus menjual perlengkapan anjing.
"Sampai akhirnya aplikasiku rampung, it feels magic. Aku langsung pamer ke keluarga dan teman-teman kantor," ujarnya antusias.
Meski belum memiliki tampilan sempurna, aplikasi Paw Store sudah dapat dinikmati oleh khalayak umum. Kini, ia berharap agar kemampuan yang dimilikinya dapat membawanya sukses melakukan proyek terkait bisnis sosial di Indonesia.
Baca Juga: Awas! 11 Aplikasi Android Ini Bisa Bikin Kamu Jatuh Miskin
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Terbakar: Terungkap Misteri Penyebab Tewasnya Korban KMP Mutiara Sentosa 2
-
HP Midrange Apa yang Bagus? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Saingi Flagship Sesuai Review
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi