Suara.com - Google meluncurkan pembaruan yang akan membuat browser Chrome 20 persen lebih cepat. Raksasa teknologi California tersebut mengklaim bahwa dorongan kecepatan minimum yang pengguna lihat masih sebesar 10 persen.
Namun, dorongan kecepatan ini hanya akan dialami oleh pengguna Android karena pembaruannya adalah untuk browser di OS mobile yang dikembangkan Google.
Penguat kecepatan akan menjadi bagian dari update Chrome di Android yang masuk dalam versi 59. Google sebelumnya telah mengungkapkan rencananya meningkatkan kecepatan pada bulan April. Hal itu karena adanya perbaikan pada mesin JavaScript V8 browser.
JavaScript banyak digunakan di situs populer seperti Facebook, Twitter, Wikipedia dan Reddit.
Menurut Google, mesin V8 lebih efisien dan menggunakan lebih sedikit memori. Sehingga Chrome yang memuat halaman JavaScript yang berat, akan lebih cepat.
Pembaruan Google Chrome 59 (59.0.3071.92) juga berisi perbaikan kinerja dan stabilitas lainnya. Perangkat Android Anda harus menginstal pembaruan Chrome 59 secara otomatis.
Google juga baru-baru ini mengungkapkan berita menarik tentang update blockbuster yang masuk ke Chrome di desktop dan di ponsel. Pembaruan akan mencakup fitur built-in hardisk yang dikabarkan, akan dirilis tahun depan.
Wakil Presiden Senior Iklan dan Perdagangan, Sridhar Ramaswamy menerbitkan sebuah blog tentang update software yang akan datang.
"Sebagian besar pencipta konten online mendanai pekerjaan mereka dengan iklan. Itu berarti mereka ingin iklan yang berjalan di situs mereka menjadi menarik, berguna dan menarik," ujarnya.
Baca Juga: Menkeu: Google Sudah Sepakat Bayar Pajak di Indonesia
Apple juga akan berharap untuk mengambil sebagian dari pangsa pasar Google Chrome, setelah mereka mengungkapkan browser Safari baru yang mereka klaim 80 persen lebih cepat.
Browser Safari yang cepat akan hadir dengan sistem operasi MacOS High Sierra yang baru, dan akan dirilis pada musim gugur ini. [Express]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan