Suara.com - Scaling atau perawatan pembersihan gigi dari plak, pewarnaan, maupun karang gigi menjadi salah satu perawatan gigi yang sering dilakukan oleh pasien ketika berkunjung ke dokter gigi. Namun, banyak orang yang tidak menyadari bahwa scaling gigi justru dapat mengakibatkan kerusakan pada permukaan gigi.
Masalah ini mendorong lima mahasiswa UGM untuk membuat inovasi tip scaler untuk perawatan scaling yang diberi nama Scatin.
Maria Febritania Wahyuni Huri, Eltrin Khotimah Maharti, Hamzah Sukma Anggoro, dan Larissa Sambudi dari Fakultas Kedokteran Gigi, serta Adalatul Laksmi Fisuki dari Fakultas Farmasi melakukan penelitian inovasi tip scaler ini di bawah bimbingan Dr. drg, Archadian Nuryanti, M.Kes.
Melalui penelitian ini mereka berupaya untuk mencari pengganti tip scaler berbahan logam, karena strukturnya yang keras dapat menimbulkan kerusakan gigi.
"Kami mencoba untuk menggali bahan-bahan yang relatif kuat dengan struktur yang lebih lunak dari gigi sehingga dapat tetap menyalurkan getaran ultrasonik dari mesin scaler, namun tidak merusak permukaan gigi. Akhirnya kami menemukan bahan tersebut, yaitu kitosan," tutur Laksmi, dalam siaran pers.
Kitosan, lanjutnya, merupakan bahan yang biokompatibel, tidak toksik, dan dapat dijadikan film atau lapisan selain juga kuat dan antimikroba sehingga dapat sekaligus mencegah infeksi selama scaling. Kitosan yang mereka gunakan merupakan kitosan dari kulit udang yang selama ini kurang dimanfaatkan sehingga cenderung menjadi limbah yang menimbulkan pencemaran.
Dengan pengolahan lebih lanjut, para mahasiswa ini berhasil menjadikan kitosan, limbah kulit udang sebagai disposable tip scaler yang tidak merusak permukaan gigi, antimikroba dan aman.
Lebih lanjut Laksmi menjelaskan, produk mereka memiliki keunggulan three in one. Selain tidak merusak permukaan gigi karena terbuat dari bahan yang lebih lunak dan biokompatibel di rongga mulut yaitu resin akrilik yang diberi salut kitosan.
Scatin juga memiliki salut kitosan di permukaannya yang bersifat antimikroba sehingga sekaligus mengurangi prevalensi infeksi saat scaling gigi.
Tidak hanya itu, keunggulan lain dari inovasi mahasiswa ini adalah penggunaannya yang lebih aman, karena bersifat disposable atau sekali pakai. Sehingga dapat menghindari terjadinya penularan penyakit antarpasien dari tip scaler yang biasanya dipakai berulang kali dari satu pasien ke pasien lain.
"Walaupun dilakukan proses sterilisasi sebelumnya, namun jika proses sterilisasi kurang baik, atau karena keterbatasan alat untuk sterilisasi di daerah pelosok misalnya, tip scaler semacam ini dapat menjadi sumber penyebaran penyakit dari satu pasien ke pasien lain, yang dampaknya dapat sangat fatal," imbuhnya.
Hasil penelitian in vitro yang mereka lakukan membuktikan bahwa Scatin mampu meminimalisir kerusakan permukaan gigi pasca scaling, antimikroba, serta dapat membersihkan gigi dengan optimal. Dalam waktu mendatang, kelima mahasiswa ini akan melakukan proses penelitian lanjutan secara in vivo agar produk mereka dapat dikembangkan atau diproduksi secara massal.
"Kami berpikir untuk mengembangkan desain produk hasil penelitian kami, karena tip scaler hasil penelitian kami agak lebih tebal dari scaler biasanya, sehingga kami ingin mengembangkan desainnya agar lebih menyamai tip scaler logam sehingga lebih kompatibel lagi untuk membersihkan area gigi yang sulit terjangkau," pungkas Laksmi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya