Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali jadi sasaran kritik di media sosial setelah ia gagal membedakan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.
Kekeliruan fatal Trump ini terjadi ketika ia menggungah sebuah foto yang menggambarkan pertemuan bilateralnya di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hamburg, Jerman dengan PM Lee di Instagram.
Tetapi dalam keterangan foto ia menulis: "President Trump and the President of Indonesia, Joko Widodo speaking before the start of their bilateral at the #G20Summit in #Hamburg #Germany #USA."
Jika diterjemahkan secara bebas, tulisan Trump itu kira-kira berarti, "Presiden Trump dan Presiden Indonesia, Joko Widodo berbicara sebelum pertemuan bilateral di #G20Summit in #Hamburg #Germany #USA."
Tak butuh waktu lama, kekeliruan itu segera diketahui oleh para pengguna Instagram yang segera mengkritik dan meminta Presiden berusia 71 tahun itu untuk memperbaiki kesalahannya.
Trump belakangan segera mengganti keterangan pada foto itu dan menjelaskan bahwa yang sedang berbincang dengannnya itu adalah PM Lee dari Singapura.
Tetapi sayang, kekeliruannya sudah terlanjur direkam dan disebar di media sosial Reddit, tempat ia juga kembali mendapat kecaman.
"Dia tak tahu siapa yang dia temui, tak tahu siapa yang dia bom, dan dia tak tahu apa yang dia bicarakan dengan orang lain," tulis pengguna Reddit berakun Infobomb.
Adapun Trump dan Jokowi memang bertemu di Jerman, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20. Presiden Jokowi sendiri juga telah menggungah foto pertemuan bilateral dengan Trump di akun Twitter pada Sabtu (8/7/2017).
Bersama foto itu, Jokowi menulis bahwa Trump "ternyata suka melucu".
Berita Terkait
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998