Suara.com - Tanah Air saat ini sedang diramaikan dengan perkembangan aplikasi mobile untuk pembayaran nontunai. Tetapi cara Netzme, sebuah perusahaan rintisan lokal, untuk menjaring dan memperlakukan pengguna dalam layanannya layak dikatakan unik dan menarik.
Tak berbeda dengan aplikasi payment lainnya, Netzme memang menyediakan layanan pembayaran nontunai berbasis aplikasi mobile. Pengguna Netzme misalnya bisa menggunakan aplikasi itu untuk membeli pulsa dan mengirim uang.
Tetapi yang unik dari Netzme adalah aplikasi ringkas ini tidak saja menjawab kebutuhan publik untuk bertransaksi, tetapi juga bisa menjelma menjadi media sosial dan aplikasi berkirim pesan berbasis interenet sekaligus.
Sederhananya, Netzme boleh dibilang sebuah aplikasi yang menggabungkan fungsi dompet digital dengan media sosial seperti Facebook atau Twitter, plus layanan pesan seperti WhatsApp.
"Kami menyebut Netzme ini aplikasi social payment," kata Soecipto Mulyo, CEO Netzme, dalam perbincangan dengan Suara.com di Jakarta belum lama ini.
Netzme, yang kini bisa diunduh gratis di Google Play Store, memiliki tiga fitur utama. Pertama, yang disebut "payments", adalah tempat kamu berurusan dengan pembayaran tagihan, transfer uang, atau pembelian pulsa.
Kedua adalah "chats". Sesuai namanya, fitur ini digunakan untuk berkirim pesan, emoticon, dan foto. Di sini kamu bisa berkirim-balas pesan layaknya pada aplikasi WhatsApp.
Jika kamu menggeser halaman utama Netzme ke kanan, akan ditemukan fitur ketiga bernama "stories". Fitur ini tak ubahnya Facebook atau Twitter. Di fitur ini kamu bisa menggungah status, foto, atau informasi tentang transaksi yang baru saja kamu lakukan di aplikasi ini.
Dapat Uang Cuma-cuma
Status atau postingan kamu akan bisa ditanggapi pengguna Netzme yang lain dengan komentar, emoticon, atau uang. Ya, uang, Anda tak sedang salah baca.
Di sinilah keunggulan Netzme lainnya, selain untuk bertransaksi, aplikasi ini bisa membuat kamu yang menggunakannya memperoleh uang dengan mudah.
Mengapa mudah? Karena dengan satu "truelike" - yang setara dengan Like di Facebook atau love di Twitter - kamu sudah bisa mendapatkan uang sebesar Rp100.
Ketika pengguna lain memberikan satu truelike untuk postingan kamu di Netzme, maka Rp100 seketika itu berpindah dari akunnya ke akun Netzme kamu. Perlu diingat, satu pengguna bisa memberikan lebih dari satu truelike dalam satu postingan.
Tak hanya itu, uang juga otomatis mengalir ke akun Netzme kamu ketika pertama kali mengunduh dan mengaktifkan aplikasi ini di ponsel pintar kamu.
Besarnya mungkin cuma Rp500, tetapi jika kamu bisa membawa pengguna baru untuk masuk ke aplikasi itu, kamu juga akan diganjari dengan Rp3000.
Netzme sendiri, yang pertama kali beroperasi pada 2016 lalu, kini telah digunakan oleh lebih dari 750.000 pengguna terdaftar dan diunduh lebih dari 850.000 kali.
"Kami sendiri punya target memiliki lebih dari 1 juta pengguna sampai akhir 2017," ujar Soecipto Mulyo.
Selain pengguna, Netzme juga telah bermitra dengan lebih dari 2.500 merchant di Tanah Air.
Berita Terkait
-
OJK Pastikan Operasional KoinP2P Tetap Berjalan, Akseleran Fokus Selesaikan Pendanaan Bermasalah
-
Bijak Menggunakan Paylater: Kunci Kemudahan Hidup atau Jebakan Konsumtif?
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation