Suara.com - Di Mesir kuno, 5.000 tahun yang lalu, perempuan mengetahui cara meningkatkan daya seksual dan mempercepat proses persalinan. Caranya, para istri biasanya duduk di atas campuran uap minyak, dupa, kurma dan bir.
Selain itu, mereka juga menjalani tes untuk menentukan jenis kelamin janin. Bagaimana caranya?
Menurut sebuah studi oleh Women's Studies and Rights Centre di Partai Republik di gubernur Luxor di Mesir, jika istri tersebut memuntahkan setelah prosedur tersebut, artiya dia akan segera hamil. Tapi jika tidak, maka ini mengindikasikan bahwa dia tidak bisa hamil.
Studi yang disiapkan oleh direktur pusat, Najwa al-Baroun, menunjukkan bahwa di masa-masa firaun, perempuan juga tahu tentang kontrasepsi.
Resep untuk kontrasepsi dan keluarga berencana terdiri dari garam Natron, buaya buaya, yoghurt, dan serat tanaman.
Najwa al-Baroun mengatakan bahwa perempuan yang baru menikah, menjalani tes kehamilan awal untuk menentukan jenis kelamin janin, apakah lelaki atau perempuan. Caranya, menuangkan air kencing perempuan ke biji gandum dan jelai.
Jika jelai tumbuh lebih dulu, ini berarti bayi itu lelaki dan jika gandumnya tumbuh lebih dulu, maka itu akan menjadi perempuan. [Al Arabiya]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek