Suara.com - Banyak pihak bertanya, siapa di balik pembuatan nuklir Korea Utara dengan kekuatan dasyat yang diluncurkan baru-baru ini.
Inilah dua ilmuwan yang berada di garis depan program nuklir Korea Utara. Mereka adalah Ri Hong Sop, kepala Institut Senjata Nuklir Korea Utara, dan Hong Sung Mu, wakil direktur partai pekerja yang berkuasa di departemen industri amunisi Korea.
Kedua lelaki tersebut digambarkan bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjelang uji coba nuklir hari Minggu (3/9/2017) lalu. Mereka berperan penting dalam misi mengerikan tersebut.
Uji coba nuklir keenam lalu merupakan pengembangan bom hidrogen, yang memiliki kekuatan jauh lebih besar daripada bom atom.
Foto-foto yang dikeluarkan oleh kantor berita KCNA resmi beberapa jam sebelum tes tersebut, menunjukkan kedua lelaki itu berdiri di samping pemimpin Kim Jong Un saat dia melihat sebuah hulu ledak.
Beberapa pakar kepemimpinan Korea Utara mengatakan bahwa mereka adalah bagian dari sekelompok ahli senjata di garis depan yang sangat mendukung pemimpin muda tersebut untuk mengembangkan rudal balistik antar benua (ICBM), yang dapat membawa senjata nuklir ke AS.
Dibandingkan dengan ayahnya Kim Jong Il dan kakek Kim Il Sung, yang memilih kelompok kerja kecil dan manajer menengah untuk menangani program senjata, pemimpin berusia 33 tahun itu secara lebih pribadi melibatkan para ilmuwan ini.
Dia rupanya sering tampil bersama mereka di acara kenegaraan, tes senjata dan inspeksi lapangan.
Tampaknya, Hong mempelopori program pengembangan nuklir sebagai pejabat senior partai.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Cara Hidupkan Orang Mati?
"Ri bertanggung jawab atas tes nuklir seperti bom hidrogen di tingkat kerja," kata Yang Moo-jin, profesor di Universitas Korea Utara di Seoul, yang memantau hirarki dan kepemimpinan negara tersebut.
Peran keduanya belum bisa dikonfirmasi. Kedua ilmuwan menjadi semakin terkenal karena program senjata Pyongyang telah meningkat dengan cepat di bawah kepemimpinan Kim.
Pada bulan Januari 2016, Hong dan Ri adalah yang pertama dan kedua menerima medali yang diberikan secara pribadi oleh Kim dalam sebuah upacara untuk menandai tes nuklir keempat negara tersebut.
Dua bulan kemudian, mereka menemani Kim yang sedang tersenyum memeriksa bola berwarna perak, yang menurut Utara merupakan hulu ledak mini yang bisa dipasang pada ICBM.
Kelompok teknokrat senjata yang lebih luas mencakup tiga ilmuwan roket yang telah menemani Kim dalam beberapa peluncuran rudal penting, termasuk dua peluncuran ICBM pada bulan Juli lalu yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah daratan AS sekarang berada dalam jangkauan.
Para ahli mengatakan, pendekatan Kim mungkin telah memberi kontribusi pada pengembangan lebih cepat dari senjata nuklir dan misilnya. Hal ini pun mendukung para ilmuwan mengembangkan hubungan pribadi dengan pemimpin tersebut. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum
-
Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa
-
Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan