Suara.com - Google telah merampungkan program "Android Hackathon" untuk para developer muda Indonesia. Program yang berlangsung selama dua hari (6-7 September 2017) ini diikuti oleh 36 tim dari Tanah Air dan telah menelurkan tiga pemenang.
Dalam program yang sudah diadakan dua kali ini, para peserta harus membuat sebuah aplikasi yang memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat. Untuk hackathon tahun ini, Google memilih tema sport atau olahraga.
Program hackathon tahun ini melahirkan tiga aplikasi terbaik. Ketiga aplikasi terbaik itu antara lain, Sporty Way, Verti-Go, dan Joging.
Ketiga pemenang akan mendapatkan paket hadiah senilai Rp25 juta dan akan mendapatkan pelatihan lanjutan dengan para developer terkenal.
"Dengan program ini kami berharap para developer dapat menghasilkan aplikasi berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," ujar Erica Hanson selaku Google Developer Relation Program Manager di Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Selain memberikan pelatihan keterampilan, program ini juga bertujuan untuk mengubungkan developer Indonesia dengan dunia kerja. Pasalnya, terdapat pula bursa kerja yang diadakan bersamaan dengan acara ini.
Acara hackathon Android 2017 merupakan bagian dari program Indonesia Android Kejar adalah program yang diinisiasi oleh Google Developers untuk mengasah kemampuan developer Indonesia.
Google berharap agar pogram ini dapat melahirkan banyak developer bertalenta Indonesia yang dapat bersaing di kancah global.
"Sekarang sudah ada 25.000 developer. Komitmen kami untuk menciptakan 100.000 developer pada 2020 sesuai dengan cita-cita pemerintah," ujar Shinto Nugroho Head of Public Policy and Government Relations Google Indonesia.
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata
-
Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus
-
Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi
-
BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia
-
Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api
-
Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'
-
JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra