Suara.com - Maraknya ponsel Android di pasaran, tidak membuat Smartfren khawatir dengan penjualan Andromax Prime. Feature Phone (Ponsel Fitur) ini justru mendapat repon positif oleh masyarakat.
"Ludes, dan kita mo re-stock lagi," kata Region Head Jabo West Smartfren, Dandy Andriana di Anyer, Banten, Selasa (10/10/2017) malam.
Menurutnya, ponsel ini memang disiapkan bagi mereka yang ingin merasakan pengalama menggunakan jaringan 4G Smartfren.
Diakui Dandy, Andromax Prime dijual secara terbatas.
"100 Unit per kelas distributor. Laris manis," katanya.
Secara nasional, Smartfren memiliki 79 klustern distributor.
"Banyak yang awalnya tidak percaya ponsel sekecil ini bisa video call dan punya dua kamera depan dan belakang," ungkap dia.
Respon pasar yang positif ini mendorong Smartfren untuk mendistribusikan Andromax Prime lebih banyak lagi. Tidak hanya itu, melihat respon pasar dan banyaknya permintaan yang masuk dari pelanggan, operator satu ini berencana kan merilis inovasi lain.
"Ke depan kami akan merilis inovasi lain, misalnya dual sim atau layar lebih besar. Kita ikuti permintaan pelanggan," ujarnya.
Baca Juga: Ambisi Smartfren di Tanah Banten
Andromax Prime merupakan salah satu cara Smarfren meningkatkan penetrasi penggunaan konektivitas 4G. Bagi masyarakat yang masih menggunakan jaringan 2G, bisa merasakan pengalaman di 4G dengan ponsel seharga Rp350 ribu ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor
-
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini
-
Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian
-
Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan
-
Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah
-
Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia