Suara.com - Salah satu masalah yang kerap dikeluhkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional adalah prosedur administratif yang cukup memakan waktu di kantor cabang BPJS Kesehatan. Antrean panjang para peserta pun kerap menumpuk di beberapa tempat.
Sebagai solusi mengatasi persoalan ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi meluncurkan aplikasi "Mobile JKN". Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, aplikasi yang sudah ada sejak Juli 2017 ini diyakini dapat mempermudah peserta dalam mengurus kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional.
"Kini peserta tidak perlu antre ke kantor BPJS Kesehatan dengan adanya aplikasi ini. Seperti kalau ingin pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), cek tagihan atau mengubah data kepesertaan sekarang cukup melalui smatphone," ujarnya pada peluncuran Mobile JKN di Jakarta, Rabu (15/11/2017).
Adanya aplikasi Mobile JKN, sambung Fachmi, merupakan bentuk transformasi digital model bisnis BPJS Kesehatan. Semula berupa kegiatan administratif yang dilakukan di kantor cabang atau fasilitas kesehatan, menjadi aplikasi yang dapat digunakan oleh peserta di mana saja, dan kapanpun tanpa batasan waktu.
"Aplikasi Mobile JKN yang sudah terdaftar dengan nomor peserta juga bisa digunakan sebagai pengganti kartu BPJS-Kesehatan. Jadi, nggak perlu cetak kartu ke kantor, time consuming bisa ditekan," tambah dia.
Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Fahmi mengatakan juga bisa melalui aplikasi Mobile JKN ini. Selain memiliki fitur seputar kepesertaan BPJS, aplikasi ini juga memuat menu pelayanan dimana peserta BPJS bisa mengetahui riwayat pelayanan kesehatan yang telah diterima.
Tak hanya itu, peserta juga bisa memberikan penilaian seberapa baik kualitas pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan tersebut.
"Ada juga fitur pendaftaran pelayanan. Jadi peserta bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi ketika akan berobat ke faskes dimana Ia terdaftar. Jadi ketika sampai di klinik atau rumah sakit tidak perlu mengantre lama karena bisa dilihat dari aplikasi kapan urutan kita," tambah dia.
Dalam kesempatan yang sama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyambut baik transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan. Ke depan ia berharap, data science para peserta yang dihimpun BPJS Kesehatan melalui sistem aplikasi ini dapat berkontribusi mengubah tatanan landscape layanan kesehatan di Indonesia.
"Karena BPJS mengelola data informasi 175 juta peserta itu akan terlihat pasien terbanyak sakitnya apa, berapa obat dibutuhkan. Saya berharap banyak pada BPJS Kesehatan nggak hanya jadi National Health Care System tapi bisa merubah landscape industri farmasi agar obat di Indonesia lebih murah, lebih bermanfaat dan efektif bagi masyarakat," ujar dia.
Untuk mengunakan aplikasi Mobile JKN, peserta bisa langsung mengunduhnya di Google Play Store dan Apple Store. Sejak diluncurkan pada Juli Lalu aplikasi Mobile JKN ini sudah diunduh lebih dari satu juta kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja
-
4 Tablet RAM 8GB Rp1 Jutaan Layar Tajam dan Baterai Jumbo, Cocok Buat Anak Sekolah
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi