Suara.com - Badan Telekomunikasi Jerman (Bundesnetzagentur) resmi melarang penjualan smartwatch yang didesain khusus untuk anak-anak. Oleh mereka, smartwatch khusus anak anak dikategorikan sebagai perangkat terlarang.
Menurut regulator, smartwatch anak-anak dapat merekam percakapan secara diam-diam. Di Jerman, merekam atau mendengarkan percakapan pribadi tanpa izin, sama saja dengan melanggar dengan hukum.
Menurut penelitan agensi tersebut, orang tua kerap menggunakan smartwatch anak-anak mereka untuk mendengarkan guru di kelas.
"Dengan menggunakan aplikasi smartwatch, orang tua dapat menggunakan jam tangan anak-anak tersebut untuk mendengar percakapan, mereka dapat dianggap menggunakan peralatan transmisi yang tidak sah," kata Jochen Homann, Presiden Bundesnetzagentur, seperti dikutip dari Bleeping Computer.
Badan tersebut sekarang mendesak orang tua untuk menghancurkan perangkat semacam itu dan menyarankan sekolah untuk lebih memperhatikan jam tangan dengan fungsi perekaman percakapan di antara siswa.
Bulan lalu, sebagaimana dikutip dari Gizmodo, Organisasi Konsumen Eropa (BEUC) memperingatkan bahwa smartwatch yang dipasarkan pada anak-anak merupakan ancaman serius bagi privasi anak-anak.
Selain itu, sebuah laporan yang diterbitkan oleh Norwegian Consumer Council pada pertengahan Oktober mengungkapkan kelemahan serius di beberapa perangkat yang memungkinkan hacker untuk menguasai kontrol dengan mudah.
Awal tahun ini, FBI mengeluarkan pengumuman pengumuman layanan publik bahwa mainan cerdas yang berisi mikrofon, kamera, atau perangkat GPS membahayakan privasi anak-anak dan keamanan fisik. (Gizmodo/Bleepingcomputer)
Baca Juga: Smartwatch BlackBerry Segera Hadir?
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam