Suara.com - Penjualan smartphone (ponsel pintar) Galaxy A diklaim tumbuh lebih dari 50 persen di 2017. Menurut Samsung, hal ini berkat fitur-fitur Galaxy A edisi 2017 yang makin merangkul generasi milenial.
"Memang (Galaxy A) dari 2015 sudah diluncurkan (di Indonesia). Tapi dari 2015, 2016, pertumbuhan paling besar di 2017. Pertumbuhannya sudah lebih dari 50 persen dibandingkan tahun lalu. Kami meluncurkannya tahun ini pada Januari. Galaxy A yang 2016 juga meluncur Januari," papar Product Marketing Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi, Rabu (22/11/2017) di Jakarta, pascakonferensi pers peluncuran buku 'Born To Explore: Generasi Langgas' yang disponsori Samsung.
Menurut Irfan, persentase pertumbuhan 50 persen dianggap cukup bagus untuk Galaxy A yang merupakan smartphone middle-up. Sayang, dia tak membeberkan berapa volume penjualan Galaxy A.Irfan hanya mengungkapkan kontribusi Galaxy A terhadap penjualan seluruh smartphone Samsung.
"Kurang-lebih dari segi penjualan mungkin sekitar 15 persen," tukasnya.
Meroketnya penjualan Galaxy A tahun ini disebabkan oleh fitur-fiturnya yang makin memfasilitasi karakteristik generasi milenial. Fitur-fitur tersebut melengkapi desain Galaxy A yang sudah berkesan premium dengan konsep 'metal and glass'.
"Dari segi produk (Galaxy A 2017) juga memang menarik karena unik. Di segmennya nggak banyak yang pakai kamera depan-belakang 16MP, desain mewah, dan IP68," paparnya.
Dengan fitur IP68 membuat Galaxy A edisi tahun ini tahan air dan debu. "Sebelum peluncuran kami juga studi apa yang ditakutkan orang saat pakai smartphone, salah satunya takut kena air," terangnya.
Usia generasi milenial yang berkisar antara 20-35 tahun merupakan konsumen utama dari Galaxy A.
"Kalau dilihat dari studi pascapeluncuran, yaitu 6 bulan setelah peluncuran, ternyata masih di rentang umur milenial, 20-35 tahunan. Kalau nggak salah bisa sampai 70 persenan. Sisanya 35 tahun ke atas," ujar Irfan.
Baca Juga: Samsung Pastikan Galaxy A 2018 Masuk Indonesia, Kapan?
Samsung juga mengklaim bahwa pangsa pasar mereka di segmen smartphone menengah Indonesia ialah 65 persen pada Januari-Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh
-
Daftar HP Samsung yang Terima Update One UI 8.5, Makin Banyak Selain Galaxy S26
-
Pencipta Mortal Kombat Bahas Game Baru, Ingin Hadirkan Karakter Street Fighter
-
realme C100 Jadi HP 8000mAh Termurah 2026, Bisa Dipakai Gaming dan Streaming Seharian