Suara.com - Eric Schmidt, ketua eksekutif perusahaan induk Google Alphabet, akan mundur pada bulan Januari. Pengunduran dirinya diumumkan perusahaan.
Namun, Schmidt akan tetap menjadi penasihat teknis, mengawasi transisi perusahaan dari raksasa teknologi hingga raksasa teknologi. Dia bergabung dengan Google pada tahun 2001 sebagai chief executive, sebelum menjadi chairman pada tahun 2011 dan kemudian mengawasi sebuah restrukturisasi besar pada tahun 2015 yang menciptakan Alfabet perusahaan induk, dengan Google sebagai satu lengan perusahaan dan bisnis lainnya, seperti usaha mobil tanpa sopir yang membentuk sayap lain yang dikenal sebagai 'Taruhan Lain'.
Schmidt mengatakan bahwa keputusan tersebut telah dicapai setelah diskusi dengan rekan pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin, juga kepala eksekutif Sundar Pichai.
"Larry, Sergey, Sundar dan saya semua percaya bahwa waktunya tepat dalam evolusi Alphabet untuk transisi ini. Struktur Alphabet bekerja dengan baik, dan Google dan Taruhan Lainnya berkembang, "katanya.
"Beberapa tahun belakangan ini, saya telah menghabiskan banyak waktu untuk masalah sains dan teknologi. Saya berencana untuk memperluas Filantropi."
Alphabet chief executive, Page, menuturkan bahwa sejak tahun 2001, Eric telah memberi kami keahlian bisnis dan teknik dan visi yang jelas tentang teknologi masa depan.
"Melanjutkan masa jabatannya selama 17 tahun ke perusahaan, dia sekarang akan membantu kami sebagai penasihat teknis mengenai masalah sains dan teknologi. Saya sangat gembira dengan kemajuan yang dicapai perusahaan kami, dan tentang pemimpin kuat yang mendorong inovasi itu," katanya. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI