Suara.com - Bos Apple, Tim Cook, mengatakan dia tak ingin keluarganya menggunakan media sosial. Hal itu diungkap Cook ketika ia melawat ke sebuah sekolah di Inggris pada pekan lalu.
Cook, seperti diwartakan The Guardian, Jumat (19/1/2018), mengatakan bahwa sekolah-sekolah seharusnya membatasi murid-murid dari teknologi.
"Saya tak percaya pada penggunaan teknologi yang berlebihan," kata Cook di hadapan para murid dan pengajar di kolese Harlow, satu dari 70 sekolah di Eropa yang akan menerapkan kurikulum "Everyone Can Code" buatan Apple.
"Saya bukan orang yang yakin bahwa kesuksesan bisa diraih jika kita menggunakan teknologi sepanjang waktu," imbuh dia.
Ia menegaskan bahwa bahkan dalam mata-mata pelajaran yang membutuhkan teknologi, seperti desain grafis, teknologi tidak harus mendominasi.
"Tetap ada konsep yang perlu dibicarakan dan dipahami. Dalam mata pelajaran sastra, apakah perlu menggunakan teknologi? Saya kira tidak," beber dia.
Cook, yang menjadi pemimpin tertinggi Apple sejak 2011, mengatakan bahwa perusahaannya sangat hirau dengan kehidupan anak-anak di luar sekolah.
"Saya tak punya anak, tetapi saya punya keponakan yang saya atur. Ada berapa hal yang tak saya izinkan, saya tak ingin mereka mengakses media sosial," tegas dia.
Apple sendiri, yang dikenal dengan produk seperti iPhone dan MacBook, memang belum memiliki bisnis yang berhubungan dengan media sosial.
Berita Terkait
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan