Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB
Arsip SMEXPO
BACA 10 DETIK
  • PT Pertamina dan Pertamina Foundation membuka pameran Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 di Pasar Ngasem pada 2-4 Oktober 2026.
  • Sebanyak 47 UMKM dari berbagai daerah memamerkan produk lokal guna memperluas akses pasar dan meningkatkan transaksi ekonomi.
  • Penyelenggaraan acara ini menghadirkan sesi business matching untuk menghubungkan pelaku usaha dengan pembeli institusional secara langsung.

Suara.com - Dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peranan strategis dalam memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Penyediaan fasilitasi akses pasar, pelatihan kapasitas, hingga perluasan jejaring bisnis oleh BUMN menjadi instrumen penting agar pelaku usaha lokal mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari implementasi komitmen tersebut, PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Foundation resmi membuka pameran Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 di Pasar Ngasem, Yogyakarta, pada Jumat (2/10/2026).

Penyelenggaraan kegiatan bertema "Lokal Jadi Vokal" ini berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta yang mengusung tema "Otentik Konkret".

Sebanyak 47 UMKM berpartisipasi dalam ajang ini, tidak hanya berasal dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, melainkan juga mencakup pelaku usaha dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Aceh. Produk yang dipamerkan meliputi sektor kuliner, kriya, busana, hingga produk kreatif berbasis kearifan lokal.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menjelaskan bahwa pameran ini dirancang sebagai sarana penghubung antara pelaku usaha dengan mitra strategis dan konsumen potensial.

Berdasarkan catatan penyelenggaraan pada edisi 2024 dan 2025, ajang SMEXPO di Yogyakarta mencatatkan akumulasi lebih dari 3.000 pengunjung, penjualan lebih dari 6.000 produk, serta nilai transaksi mencapai lebih dari Rp4 miliar.

Capaian tersebut mengantarkan Yogyakarta meraih predikat sebagai Best Host City SMEXPO Regional 2025.

Guna memaksimalkan potensi transaksi pasca-acara, Pertamina SMEXPO 2026 juga menyelenggarakan sesi business matching. Program ini mempertemukan para pelaku UMKM secara langsung dengan pembeli institusional dari berbagai sektor usaha, seperti perhotelan, pariwisata, restoran, katering, serta instansi pemerintah.

Sementara itu, Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), Erry Sugiharto, menggarisbawahi bahwa efektivitas program pemberdayaan tidak hanya diukur dari keramaian saat pameran berlangsung, melainkan dari keberlanjutan hubungan bisnis setelahnya. Menurut Erry, pembentukan rantai pasok dan penetrasi pasar baru merupakan indikator utama dari keberhasilan pembinaan usaha.

Penyelenggaraan ajang ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyatakan bahwa pembukaan ruang pamer dan fasilitasi pasar merupakan langkah nyata dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Rangkaian pembukaan acara turut diisi dengan diskusi panel bertajuk "Dua Srikandi" yang menghadirkan Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik Sudaryati Deyang dan Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani. Diskusi tersebut mengulas posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi yang memiliki potensi inovasi mandiri, sehingga membutuhkan dukungan berupa aksesibilitas terhadap pasar dan kemitraan secara konsisten.

Selain memfasilitasi peserta reguler, Pertamina Foundation menerapkan skema titip jual (consignment) bagi UMKM binaan dari wilayah Aceh yang sedang dalam proses pemulihan pascabencana di Sumatra bagian utara. Melalui fasilitas ini, beragam produk seperti kopi, madu hutan, keripik, bordir, hingga kerajinan anyaman pandan asal Aceh dapat dipasarkan kepada pengunjung di Yogyakarta.

Salah satu peserta pameran, Ita Listiana selaku pemilik Kripik Tempe HG binaan PFpreneur, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam pameran memberikan kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Selain pameran produk dan pertemuan bisnis, ajang tiga hari ini juga diisi dengan lokakarya, diskusi kelompok, kompetisi kuliner, serta kegiatan interaktif warga.

Cara ikut Pertamina SMEXPO (Small & Medium Enterprises Expo) sebagai pelaku UMKM adalah dengan mendaftar melalui PFpreneur atau menjadi UMKM binaan Pertamina terlebih dahulu.  Berikut adalah ringkasan langkah-langkah untuk bergabung dan berpartisipasi:

  1. Daftar UMKM Binaan: Langkah awal agar bisa mengikuti pameran nasional seperti SMEXPO adalah mendaftarkan bisnis Anda melalui program pemberdayaan Pertamina, seperti PFpreneur.
  2. Ikuti Pendampingan: Setelah pendaftaran diterima, Anda harus mengikuti kurasi serta program pembinaan dan pelatihan kapasitas usaha yang diselenggarakan oleh Pertamina Foundation. 
  3. Seleksi Tenant Pameran: UMKM yang sudah aktif dibina dan lolos kurasi berkesempatan untuk dipilih mengisi booth atau tenant dalam ajang pameran offline maupun virtual SMEXPO. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com