Suara.com - YouTube kembali menghukum Logan Paul, salah satu bintang di platform video online itu, karena mengunggah konten yang dinilai sadistis. Ini kedua kalinya Logan dihukum, setelah ia mengunggah video jenazah korban bunuh diri dari sebuah hutan di Jepang pada akhir 2017 lalu.
Seperti diwartakan The Guardian, Jumat (9/2/2018), YouTube mengumumkan akan mencopot semua iklan dari channel Paul. Ia dinilai sudah kelewatan batas dengan berulang kali mengunggah konten-konten keji.
Video yang menjadi pusaran masalah diunggah Paul pada Senin (5/2/2018). Dalam video itu ia terlihat menyeterum dua ekor tikus yang sudah mati dan menangkap seekor ikan lalu memberinya nafas buatan.
"Ini bukan keputusan mudah, kami melihat pola perilaku dalam video-videonya yang membuat channel-nya tak cocok bagi pengiklan serta berpotensi merusak komunitas pembuat konten," terang juru bicara YouTube.
Pada Januari lalu Paul menjadi sorotan setelah menggungah jenazah korban bunuh diri di Hutan Aokigahara, hutan yang dikenal sebagai tempat yang kerap dijadikan lokasi bunuh diri di Jepang.
Setelah diprotes, YouTube akhirnya menghapus video itu dan memecat Paul dari jajaran vloger berbayar. Ia juga dicopot dari daftar vloger yang diprioritaskan untuk mendapatkan iklan.
Setelah itu, Paul meminta maaf dan sempat menghilang dari YouTube. Tiga pekan kemudian ia muncul dengan sebuah video yang isinya mengampanyekan pencegahan bunuh diri. Ia mengklaim ingin menjadi bagian dari solusi.
Berita Terkait
-
Awalnya Jualan Burger, Kisah Insaf Putra Menjemput Mimpi di YouTube
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
Kenapa Kita Nggak Bisa Beraktivitas Tanpa Suara Latar YouTube atau Podcast?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan