Suara.com - Nick Pickles selaku Kepala kebijakan Publik Twitter untuk Inggris Raya mengatakan pihaknya tidak bisa serta-merta menghapus konten berisi informasi palsu. Hal itu ia katakan saat acara sidang komite publik di Universitas George Washington di Washington DC, Amerika Serikat.
"Kami bukan wasit kebenaran. Kami tidak akan menghapus konten yang tidak benar. Twitter dikenal sebagai tempat wartawan, warga, dan aktivis yang akan mengoreksi informasi," katanya, seperti dikutip dari Washington Post.
Tweet berisi informasi palsu, kata Pickles, mungkin dihapus jika melanggar aturan perusaan soal hate speech. Namun ia menegaskan, Twitter tidak akan langsung membuang tweet begitu saja.
Dalam pandangannya, bukan tugas perusahaan teknologi untuk menentukan sebuah informasi di dalam platform bersifat benar atau salah. "Saya pikir itu prinsip yang sangat penting," tegasnya.
Dalam acara itu, Pickles berada bersama para eksekutif dari berbagai raksasa teknologi , seperti Facebook dan Google untuk membahas keberadaan berita palsu di media sosial.
Langkah Twitter jauh berbeda dengan yang dilakukan Facebook. Baru-baru ini, Facebook mengumumkan sebuah rencana untuk membuat daftar peringkat media. Hal itu dilakukan untuk membantu pengguna mengidentifikasi berita palsu.
Berita Terkait
-
RUU 'Antek Asing': Senjata Lawan Propaganda atau Alat Bungkam Suara Kritis?
-
Viral Purbaya Resmikan Pinjol Yayasan Al Mubarok, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
Viral di Medsos, Kemenkeu Bantah Purbaya Jadi Otak Penyitaan Duit Korupsi Konglomerat
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Indihome Gangguan Massal, Begini Langkah Pengguna Jika Muncul Notifikasi Eror
-
Indihome Gangguan, Netizen Ramai Unggah Meme dan Mengeluh di X
-
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
-
Internet IndiHome-Telkomsel Gangguan Se-Nasional, Ini Solusi dari Provider
-
Internet Indihome dan Telkomsel Down, Manajemen Buka Suara
-
Jadwal M7 Mobile Legends Hari Ini: ONIC Main Jam Berapa? Laga Hidup Mati Lawan Filipina
-
WhatsApp Down? Pengguna Laporkan Jaringan Internet Bermasalah di Indonesia
-
3 Smartwatch Spek Militer Terbaik 2026, Sekuat Tank dan Canggih Mulai Rp 600 Ribu
-
Cara Download VN WhatsApp Jadi Audio MP3 dengan Mudah dan Cepat
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems