Kamera
Dengan harga di bawah Rp1 juta, tidak membuat kamera Redmi 5A menyajikan hasil yang minimalis. Untuk diketahui, kamera belakang ponsel ini berukuran 13 MP, sedangkan kamera depannya berukuran 5 MP.
Terdapat beberapa modus pemotretan yang bisa digunakan, seperti panorama, manual, voice, scene, dan HHT.
Menilik lebih jauh ke kamera belakangnya, terdapat tekologi Lensa 5-elemen dan bukaan ƒ/2.2. Saat, digunakan untuk pemotretan outdoor, kamera belakang mampu menghasilkan gambar yang cukup baik, walau tidak bisa dibilang istimewa. Namun untuk pengambilan gambar di dalam ruangan, hasilnya cukup mengecewakan.
Foto: Xiaomi Redmi 5A. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Hasil yang sama juga didapatkan saat kami mencoba kamera depan. Foto selfie terbilang agak redup.
Performa
Baca Juga: Bos Xiaomi Klaim Kamera Redmi 5 Mirip iPhone 8
Untuk pemrosesan, Xiaomi Redmi 5a menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 425 yang dipasangkan dengan RAM 2 GB. Sebuah kombinasi yang pas untuk aktivitas sehari-hari.
Saat kami gunakan, proses perpindahan antar aplikasi terbilang mulus. Anda tidak akan merasakan lag, saat berpindah-pindah aplikasi.
Agar lebih yakin, kami pun menggunakan dua aplikasi benchmark, yakni AnTuTu dan Geekbench, untuk mengetahui performa dari Xiaomi Redmi 5A.
Foto: Xiaomi Redmi 5A. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Berdasarkan pengujian di AnTuTu, Xiaomi Redmi 5A mendapatkan skor 44.323. Sementara pengujian menggunakan Geekbench, Redmi 5A mencetak skor 684 untuk single-core dan 1910 untuk multi-core.
Selain menggunakan aplikasi benchmark, kami juga memasang permainan "Need For Speed No Limits" untuk mengetes pengolahan grafis dari ponsel ini. Hasilnya, game dapat dimainkan dengan baik tanpa kendala.
Baterai 3.000 mAh, Xiaomi Redmi 5A cukup untuk menunjang aktivitas selama sehari. Walaupun tidak didukung fitur fast charging, proses pengisian ponsel ini tidak memakan waktu lama.
Software
Xiaomi Redmi 5A menggunakan tampilan antarmuka (UI) MIUI 9 berbasis Android 7.0 Nougat. UI ini tergolong rapih dan mudah untuk digunakan.
Seperti halnya MIUI versi sebelumnya, Anda tidak akan menemukan app drawer. Hal itu membuat tampilan ponsel lebih bersih. Untungnya lagi, ukuran ikon aplikasi cukup besar sehingga muda ditemukan.
MIUI 9 di Xiaomi Redmi 5A membawa fitur-fitur bermanfaat, seperti layar split untuk menjalankan dua aplikasi sekaligus, dan Mi Drop untuk berbagi file tanpa koneksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan