Suara.com - Pendiri SpaceX Elon Musk optimistis perjalanan ke planet Mars bisa dimulai tahun mendatang. Hal tersebut disampaikan Musk saat berbicara di Festival South by Southwest (SXSW) Festival di Austin, Amerika Serikat.
"Saya pikir kita bisa melakukan penerbangan pendek ke Mars, semacam perjalanan pulang-pergi. Perjalanan ini mungkin terjadi di semester pertama tahun depan," ujarnya seperti dikutip laman Independent.
Disampaikan Musk, saat ini perusahannya sedang membangun sebuah roket yang dapat mengantarkan kargo ke Mars yang hingga kini misterius.
"Aku bisa katakan kepada Anda, SpaceX sedang membangun pesawat pertama yang dapat melakukan perjalanan ke Mars," lanjutnya.
Kendati demikian, ia mengaku tidak mau mengumbar janji terlalu banyak. Untuk saat ini, kata Elon, pihaknya akan berusaha keras untuk mewujudkan perjalanan ke Mars.
Setelah sukses meluncurkan roket Falcon Heavy beberapa waktu yang lalu, SpaceX kini sedang membangun roket yang dinamakan BFR.
Roket BFR diklaim akan lebih hebat daripada Falcon Heavy. Roket ini diciptakan untuk perjalanan antarplanet dan dapat digunakan kembali.
"Hal terbesar yang bisa membantu kita hanyalah dukungan, dorongan, dan niat baik," kata Musk.
Sebagai gambaran, Elon pertama kali mengumumkan rencana ambisius ke Mars pada 2017. Saat itu, ia berambisi untuk mengirimkan kargo yang berisikan benih ke Mars.
Baca Juga: Elon Musk Tinggalkan Perusahaan yang Didirikannya
Tag
Berita Terkait
-
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation