Suara.com - Acer, produsen perangkat teknologi asal Taiwan, resmi meluncurkan perangkat Acer Windows Mixed Reality ke Indonesia, sebuah kacamata untuk menikmati konten realitas maya (virtual reality) berkonsep plug and play.
Dimas Setyo, Presales Manager Acer Indonesia, Acer Windows Mixed Reality sudah menggunakan fitur inside-out tracking yang dapat melacak gerak tubuh tanpa sensor eksternal.
"Jika perangkat virtual reality sebelumnya harus menggunakan sensor eksternal, Acer Windows Mixed Reality sensornya sudah terintegrasi," jelasnya di Jakarta, Kamis (12/4/2018).
Perangkat dengan bobot 360 gram ini, juga tidak memerlukan perangkat komputer tingkat tinggi. Menurut Dimas, komputer dengan prosesor Intel Core i5 generasi ketujuh dan integrated graphic sudah bisa menggunakan perangkat ini.
"Perangkat ini diharapkan bisa mematahkan anggapan bahwa VR butuh komputer mahal," tambahnya.
Acer Windows Mixed Reality hadir dengan dua layar LCD beresolusi 1440x1440. Perangkat ini juga memiliki kemamuan refresh rate hingga 90Hz.
"Pengguna bisa mengunduh permainan di toko Steam atau Windows," jelasnya.
Acer Windows Mixed Reality segera tersedia dengan banderol Rp7,5 juta di situs resmi Acer dan toko ritel. Setiap pembelian perangkat ini akan mendapatkan game VR Ghostbuster gratis.
Berita Terkait
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Predator Gaming Tembus Panggung Esports Internasional, Jadi Andalan VCT Pacific 2026
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan