Suara.com - Kegiatan cryptojacking terus meningkat dan menjadi ancaman serangan siber yang perlu diawasi. Hal ini terungkap dalam Internet Security Threat Report (ISTR) volume 23 yang dirilis Symantec. Menurut pengertiannya, cryptojacking adalah kegiatan penambangan cryptocurrency yang menggunakan tenaga komputer pengunjuh sebuah situs.
"Cryptojacking jadi ancaman berkembang terhadap keamanan siber pribadi," ujar David Rajoo, Director, Systems Engineering, Malaysia and Indonesia Symantec, dalam keterangan resminya kepada Suara.com.
Menurut ISTR, deteksi penambang cryptocurrency pada komputer endpoint meningkat 8.500 persen pada 2017. Aktivitas yang meningkat disebabkan oleh insentif keuntungan yang besar dari kegiatan ini.
Parahnya lagi, ISTR menyebut sistem keamanan komputer secara umum masih lemah. Penjahat siber hanya perlu beberapa baris kode untuk mencuri daya pemrosesan.
Aktivitas cryptojacking menimbulkan kerugian yang besar kepada komputer. Sebab, komputer dapat cepat panas, berjalan lebih lambat, atau bahkan mati
Secara khusus, ISTR menemukan bahwa perangkat IoT menjadi sasaran empuk eksploitasi ini. Disebutkan, serangan terhadap IoT meningkat 600 persen.
Dijelaskan oleh Andris Masengi selaku Country Director Symantec, konsumen perlu meningkatkan lapisan keamanan di perangkat mereka.
"Pengguna perlu meningkatkan pertahanan atau mereka akan membayar akibat dari orang lain yang menggunakan perangkat mereka," katanya.
Baca Juga: Korut Ancam Bakal Lancarkan Serangan Siber Lebih Parah dari Rusia
Berita Terkait
-
Ransomware Semakin Canggih, Bisa Bikin Komputer Mati Total
-
Korut Ancam Bakal Lancarkan Serangan Siber Lebih Parah dari Rusia
-
Ekonominya Sedang Melesat, Kawasan ASEAN Rentan Serangan Siber
-
Waspada, Trik Hacker Meretas Akun Pemain Game Online
-
Peneliti Sebut Peretas Rusia Siapkan Senjata Baru Melawan AS
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Pindah dari iPhone ke Galaxy Z Fold8 Kini Tak Ribet, Data hingga Passkey Bisa Ikut Terbawa
-
Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia
-
Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa
-
5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui
-
Pertamina Bongkar Dugaan Pelanggaran Biosolar di Subang, SPBU Kena Sanksi
-
Ketika PHK Mengintai, Jangan Sampai Kebijakan Membuat Orang Takut Berusaha
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?
-
Perbandingan Air Mawar Viva vs Herborist Sesuai Review Pembeli, Harga Sama-Sama Terjangkau
-
Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan