Suara.com - Pada bulan Juli tahun lalu, Jepang menawarkan pernikahan virtual reality (VR) kepada para lelaki yang menginginkan istri dengan kriteria seperti dalam anime. Tahun ini, pada 17 April lalu, sebuah penawaran pernikahan VR yang diusung oleh pengembang video game Sega, diciptakan khusus bagi para perempuan yang ingin menikahi karakter anime lelaki.
Cukup membayar 800 yen atau sekitar Rp100 ribu, upacara VR ini digelar di Sega VR Area Akihabara, Tokyo, hingga 8 Mei mendatang. Bagi mereka yang ingin mengabadikan foto pernikahannya untuk dibawa pulang, lengkap dengan surat pernikahannya, dapat membayar biaya tambahan sebesar 700 yen atau sekitar Rp90 ribu.
Pernikahan VR ini dikembangkan dengan kerja sama sebuah pembuat game otome atau game percintaan yang berorientasi perempuan bernama Voltage. Mereka menawarkan tiga karakter lelaki yang berasal dari tiga video game dengan judul berbeda. Tak hanya bisa nikahi satu karakter, mereka pun bisa nikahi dua atau tiga karakter sekaligus.
Para karakter virtual lelaki tampan itu adalah Yamato Kougami yang berasal dari video game "Chikai no Kiss wa Totsuzen ni Love Ring". Digambarkan sebagai seorang guru fisika sekolah menengah berusia 26 tahun dengan sifat angkuh, namun penyayang.
Karakter kedua bernama Henry A. Spencer dari game "Ojisama no Propose Eternal Kiss". Digambarkan sebagai seorang pemuda berambut pirang yang kaya dengan kecerdasan IQ 200.
Terakhir, Date Masamune yang diangkat dari game "Tenkadoitsu Koi no Ran Love Ballad". Sebuah karakter yang digambarkan dari sosok seorang samurai sejati. Date Masamune adalah panglima perang yang memerintah periode Azuchi-Momoyama dan mendirikan Kota Sendai.
Masing-masing suara dari karakter di atas diisi oleh seorang seiyuu (pengisi suara) berpengalaman di Jepang. Uniknya, akhir kisah dari pernikahan VR ini bisa diatur sedemikian rupa tergantung dengan jawaban sang mempelai perempuan saat melakukan percakapan interaktif. [Nextshark/soranews24]
Baca Juga: Mau Menikahi Anime? Di Jepang Sudah Ada Layanannya
Berita Terkait
-
Bagaimana Agar Tak Mabuk saat Gunakan Perangkat Virtual Reality?
-
Acer Windows Mixed Reality Meluncur, Tak Butuh Sensor Eksternal
-
Isao Takahata, Pendiri Studio Ghibli Wafat di Usia 82 Tahun
-
Bukan Gimbot Lagi, Abang Mainan Depan SD Tawarkan Alat Canggih
-
Prediksi Teknologi Masa Depan Bakal Hiasi Tahun 2018
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung