Suara.com - Teriknya matahari membuat Anda mungkin bertanya-tanya seberapa jauh sinar keemasan di wajah telah melakukan perjalanan untuk menyambut sampai ke Bumi. Apakah mereka telah menyinari ruang angkasa sepanjang hari atau hanya untuk sementara waktu? Kapan cahaya ini lahir?
Sebuah penelitian dilakukan dan mendapatkan hasil kecepatan cahaya adalah 299.792.458 meter per detik (299.792.448 kilometer per detik). Jarak antara bumi dan matahari adalah 149,6 juta kilometer (yaitu 92,95 juta mil).
Para ilmuwan menghitung bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan cahaya untuk mencapai bumi dari matahari adalah 8 menit dan 20 detik.
Namun, kali ini bervariasi karena bumi terus-menerus mengorbit matahari di lapangan yang berbentuk elips, yaitu tidak rata.
Jarak antara 147 juta hingga 152 juta km dari matahari setiap saat.
Ketika berada paling dekat dengan bintang, sinar matahari hanya membutuhkan 490 detik (8 menit 10 detik) untuk mencapai Bumi. Dan kemudian pada titik yang paling jauh, dibutuhkan 507 detik (8 menit 27 detik) bagi sinar matahari untuk melakukan perjalanan.
Menariknya, mereka yang bepergian foton (radiasi cahaya) jauh, jauh lebih lama dari delapan menit. Mereka dibuat ribuan tahun yang lalu di dalam matahari itu sendiri.
Begitu mereka mencapai permukaan dan melarikan diri mereka melakukan perjalanan dengan cepat. Tetapi mereka dibuat melalui reaksi fusi tepat di inti matahari dan SANGAT lambat bekerja keluar.
Mereka mulai sebagai radiasi gamma dan kemudian menjadi foton yang menunggu untuk dilepaskan di dalam bintang raksasa, dengan diameter 109 kali lebih besar dari bumi. [Metro]
Baca Juga: Operator Wisata di Inggris Tarik Biaya Untuk Berjemur Matahari
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
-
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh
-
Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya
-
Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan
-
Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 18 Mei 2026: Borong 60 Tiket Star dan Amankan Scar Megalodon
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 Mei 2026: Trik Irit Dapat Ribuan Gems Buat Pemain F2P
-
Xiaomi Batal Rilis HP Ultra Tipis Pesaing iPhone Air, Ini Alasan Mengejutkannya
-
WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Setelah Dibaca di iPhone, Privasi Chat Makin Aman
-
Harga dan Spesifikasi nubia Neo 5 Series di Indonesia, HP Gaming 144Hz dengan Cooling Fan