Suara.com - Setelah menerapkan mesin sensor berbasis crawling, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan metode baru untuk memblokir konten negatif termasuk gambar porno atau pornografi di internet, salah satunya Google.
Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, masyarakat selama ini masih dapat menemukan gambar bermuatan pornografi di mesin pencari.
"Sekarang kan url porno sudah terblokir, cuman kalau gambar porno masih ada," jelasnya di kantor Kominfo Jakarta, Jumat (4/5/2018).
Dalam metode baru yang bakal diterapkan, pemerintah berharap dapat memblokir segala gambar bermuatan pornografi yang muncul di mesin pencari seperti Google.
"Kalau metode sebelumnya kan baru memblokir tautan, dengan metode baru ini diharapkan gambar juga terblokir," ujar Semuel, Jumat (4/5/2018).
Mengenai cara kerjanya, sambung dia, masih tetap berkaitan dengan pengaturan domain name system (DNS). Dengan cara ini, gambar bermuatan porno diharapkan tidak muncul lagi di Google.
Saat ini, metode pemblokiran gambar sedang diujicobakan dalam skala kecil. Nantinya, metode tersebut akan diterapkan secara nasional.
"Kami sudah berbicara dengan operator telekomunikasi dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Dalam waktu dekat akan diaplikasikan," tambahnya.
Semuel melanjutkan sistem pemblokiran gambar ini sudah pernah diterapkan sebelumnya di China dan Negara-Negara Timur tengah
Baca Juga: Opick Akui Ingin Buru-buru Nikah Lagi
Dengan penerapan sistem ini, ia berharap anak-anak Indonesia tidak lagi terpapar gambar bermuatan pornografi di internet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 Januari 2026: Klaim Gems, Draft Voucher, dan Kartu Pemain TOTY
-
Registrasi SIM Berbasis Biometrik Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penipuan Digital
-
4 Pilihan HP Redmi 5G Termurah untuk Performa Maksimal, Mulai Rp1 Jutaan
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 28 Januari 2026, Ada Bundle Gojo Satoru dan Fushiguro
-
Terpopuler: 5 HP Memori 256 GB Paling Murah, Gempa Beruntun Guncang Jawa
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital