Suara.com - Indonesia belum dianggap menarik untuk menjadi pusat riset bagi perusahaan teknologi asing karena minimnya insentif yang ditawarkan oleh pemerintah.
"Dalam beberapa wawancara kami dengan sejumlah perusahaan di Indonesia, mereka memilih untuk membangun pusat riset di luar negeri karena lebih menarik insentifnya," kata Berly Martawardaya, INDEF Program Director di Jakarta, Selasa (8/5/2018).
Ia mencontohkan, Malaysia yang memiliki kebijakan tax holiday selama lima tahun bagi perusahaan yang melakukan kegiatan riset. Sementara di Jepang, menambahkan insentif bagi perusahaan yang berkolaborasi dengan universitas.
"Untuk di Indonesia, perusahaan yang melakukan riset hanya mendapat tax allowance selama setahun. Jadi masih kurang menarik," tambahnya.
Ia pun kemudian merekomendasikan kepada Kementerian Keuangan untuk menyediakan insentif fiskal yang lebih kompetitif agar perusahaan asing tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.
Kendati demikian, ia mengapresiasi program Indonesia 4.0 yang digagas pemerintah. Di dalam peta jalan tersebut, terdapat beberapa kebijakan fiskal yang lebih menarik bagi investor.
Berita Terkait
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan