Suara.com - Pesan misterius yang berisiko pada WhatsApp menyebabkan aplikasi dan perangkat Android membeku. Dikutip Tren Digital, jenis pesan yang dimaksud menampilkan simbol tersembunyi di antara jarak.
Setelah menerima pesan, mengetuk bagian atas teks akan menyebabkan aplikasi "memperluas" simbol, menyebabkan aplikasi membebani dan bahkan merusak keseluruhan sistem operasi ponsel.
Dua variasi pesan telah diidentifikasi. Satu fitur titik hitam dengan peringatan yang mengatakan WhatsApp akan menggantung jika pengguna menyentuh itu. Sementara itu, pesan lainnya mengatakan "Ini sangat menarik" dengan emoji wajah menangis.
WhatsApp belum mengeluarkan pernyataan tentang virus tersebut, meskipun diharapkan layanan olahpesan yang dimiliki Facebook itu berjanji akan memperbaiki masalah ini dalam beberapa hari.
Pesan tersebut mampu mematikan WhatsApp versi Android dan iOS. Namun, hanya ponsel Android yang diketahui telah menjadi korban bug sepenuhnya.
Didirikan pada tahun 2009, WhatsApp kini menawarkan lebih dari 1,2 miliar pengguna di seluruh dunia. Layanan pesan, bagaimanapun, telah mengalami beberapa minggu terakhir yang dramatis.
Pada akhir bulan lalu, co-founder WhatsApp, Jan Koum mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan perusahaan, dengan laporan media yang mengindikasikan bahwa keputusan itu dipengaruhi oleh perselisihan dengan Facebook atas privasi data pengguna.
Sementara itu, rekan pendiri Brian Acton, yang meninggalkan perusahaan tahun lalu, berpartisipasi dalam gerakan #BoycottFacebook, juga atas masalah privasi.
Namun, WhatsApp terus berkembang, dengan CEO Facebook dan pendiri Mark Zuckerberg baru-baru ini mengumumkan pembaruan yang akan segera ditambahkan ke layanan perpesanan, yang diatur untuk memasukkan opsi obrolan video grup. [AsiaOne]
Baca Juga: Pasca Jan Koum, WhatsApp Punya Bos Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan