Suara.com - Mungkin terlihat sepele. Namun kebiasaan swafoto atau selfie berlebihan mungkin anda terjangkit penyakit. Sudah berapa kali kamu selfie dalam seharian ini.
Jika sebentar-bentar selfie, ketemu backgroun menarik selfie, ketemu teman selfie, mungkin kamu sudah kecanduan.
Dan ternyata, menurut hasil penelitian kecanduan selfie masuk dalam kategori penyakit mental.
Seperti dilansir miamiherald.com, berawal dari sebuah artikel hoax menbutkan kalau American Psychological Association selfitis masuk dalam gangguan mental.
Disebutkan, jika dalam sehari melakukan enam kali atau lebih selfie kamu masuk dalam klasifikasi ini.
Berawal dari hoax tersebut, menarik perhatian peneliti untuk mendalami kebiasaan selfie.
Mereka adalah Mark D. Griffiths dari Nottingham Trent University di Inggris and Janarthanan Balakrishnan dari Thiagarajar School of Management di India.
Penelitian keduanya diterbitkan dalam International Journal of Mental Health and Addiction.
Disebutkan kalau kecanduan selfie bisa dikategorikan sebagai penyakit atau gangguan mental.
Penyakit kecanduan selfie ini dinamakan Selfitis.
Mereka meneliti perilaku dari 600 mahasiswa di India dengan usia rata-rata 20 tahun untuk mengukur seberapa parah kebiasaan selfie.
Dari situ, kebiasaan selfie mereka dikelompokkan menjadi selfitis akut, kronis dan sedang.
Mereka mengembangkan skala subkategori untuk mengindikasikan kebiasaan selfie yang disebut Selfitis Behavior Scale (SBS).
Selengkapnya Klik di Sini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor
-
Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!