Suara.com - Bila kota Surabaya memiliki taman-taman terawat, trotoar teratur, taman nan hijau, maka di Jakarta juga memiliki pepohonan hijau. Bahkan pepohonan hijau ini sempat menggegerkan jagat maya yaitu keberadaan pohon plastik di trotoar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Pohon-pohon yang memiliki beragam warna, mulai hijau hingga merah, tersebut terlihat menancap di trotoar sepanjang Jalan MH Thamrin.
Tampak, pohon tersebut memiliki batang seperti bambu dengan rumbai-rumbai dahan kaku yang melintang ke segala arah. Keberadaan pohon-pohon itu menuai protes, salah satunya berasal dari Koalisi Pejalan Kaki.
Melalui akun jejaring Instagram @koalisipejalankaki, mereka mengunggah foto yang menunjukkan betapa pohon-pohon itu menyulitkan pejalan kaki. Di foto tersebut, terlihat seorang pejalan kaki terpaksa harus memiringkan tubuhnya untuk menghindari pohon imitasi itu.
Tulisan bernada protes pun dilayangkan Koalisi Pejalan Kaki sebagai keterangan foto itu. Menurut mereka, dengan trotoar yang tidak terlalu lebar, keberadaan pohon itu menyulitkan pejalan kaki, terutama difabel dengan kursi roda.
"Pohon imitasi di trotoar. Sudah trotoarnya tidak terlalu lebar, sampai pejalan kaki harus memiringkan bahu agar tidak terkena pohon imitasi. Bagaimana kalau disabilitas kursi roda melintas di lokasi ini?" tulis akun @koalisipejalankaki.
Protes senada berbentuk sindiran juga dituliskan oleh aktivis lingkungan sekaligus Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus.
Lewat akun jejaring Facebook miliknya, Alfred Sitorus memberikan status bernada sindiran dan mengunggah beberapa foto penampakan pohon imitasi.
Baca juga: Ini 7 Meme Kocak Anak Kos Saat Sahur
"Nebang pohonnya di Jalan Sudirman, numbuhnya ini? Jakarta green green," tulis Alfred Sitorus seperti ditulis Matamata.com
Sindiran juga dilayangkan oleh Pandji Pragiwaksono, sosok komika yang sempat menjadi juru bicara kampanye Gubernur DKI Anies Baswedan.
Pandji Pragiwaksono, melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya @pandji, menyindir pengadaan pohon imitasi yang mencapai nilai Rp 8,1 miliar.
Selengkapnya Klik di Sini
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Janji Perkuat Lembaga Adat Betawi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan