Suara.com - Facebook Nilai Deklarasi Kemerdekaan AS Sebagai Ujaran Kebencian
Menjelang ulang tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh setiap tanggal 4 Juli, sebuah koran kecil di Texas, mengunggah sepotong teks Deklarasi Kemerdekaan AS dalam laman Facebook resminya.
Liberty Country Vindicator, nama koran itu, berharap dengan deklarasi yang mirip dengan Proklamasi Kemerdekaan di Indonesia itu, publik bisa kembali melihat sejarah berdirinya negara Amerika Serikat.
Tetapi sial bagi Vindicator, hanya beberapa waktu setelah postingan itu diunggah, mereka mendapat peringatan dari Facebook. Isinya menyatakan bahwa teks tersebut termasuk dalam ujaran dan karenanya Facebook menghapus konten tersebut.
Adapun bagian yang menurut Facebook termasuk ujaran kebencian adalah teks yang berisi tentang "orang-orang Indian tak beradab yang tak mengenal belas kasih".
Memang bagian tentang orang Indian dalam teks deklarasi itu sering memicu perdebatan tentang kejahatan orang-orang Eropa pendatang di Amerika terhadap suku asli yakni orang Indian.
Facebook sendiri belakangan menyadari kesalahan itu dan kembali memsang konten milik Vindicator itu.
Ini bukan pertama kalinya Facebook keliru menyaring konten. Facebook pada 2016 lalu menjadi bulan-bulanan setelah secara sepihak menghapus sebuah foto bersejarah tentang Perang Vietnam. Sementara di Prancis Facebook digugat di pengadilan karena menghapus foto lukisan telanjang yang sehari-hari dipamerkan di musemum di Paris. (The Guardian)
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya
-
Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
Contoh Teks MC Malam Tirakatan 17 Agustus Lengkap dengan Doa dan Susunan Acara
-
Prabowo Klaim Kinerja Pemerintahannya 'Oke', Gerindra Sodorkan Angka Kepuasan Publik
-
2 Rekomendasi Cushion Make Over Terbaik dengan Full Coverage, Tahan 24 Jam
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026 Malam Ini: Jorge Martin Pole, Veda Ega Bakal Tancap Gas di Moto3
-
Kronologi Santri di Jakabaring Diduga Dianiaya Ustaz hingga Mata Lebam, Dilaporkan ke Polisi
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Saat Kemiskinan Merampas Kebebasan Cinta