Suara.com - Pihak lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) baru-baru ini melaporkan telah menangkap gambar dua batuan antariksa yang mengorbit satu sama lain. Asteroid kembar ini diberi nama 2017 YE5, serta belakangan dilabeli "berpotensi membahayakan".
Sebagaimana dilansir Metro.co.uk dan ditulis Hitekno.com, salah satu asteroid ini dilaporkan berwarna terang. Sementara asteroid yang satunya relatif lebih gelap. NASA pun menyebut keduanya sebagai Evil Twin atau Setan Kembar.
Baca Juga : Ini 7 Produk Keren Xiaomi Selain Ponsel yang Jarang Diketahui Orang
Dilaporkan pula bahwa kedua batuan ini memiliki ukuran yang hampir sama. Konon, asteroid kembar ini masing-masing diperkirakan memiliki ukuran 900 meter persegi.
Untuk diketahui, asteroid kembar seperti ini sangat tidak biasa karena jarang ditemukan. Sampai saat ini, baru ditemukan empat asteroid kembar berukuran sama yang dekat dengan Bumi.
Baca Juga : Game Jadul Era 80an dan 90an Ini Masih Dapat Update Lho Sampai Sekarang
NASA sendiri kemudian memasukkan 2017 YE5 dalam klasifikasi "berpotensi membahayakan", meski bukan karena jalurnya bertabrakan dengan Bumi. NASA mengklaim masih bisa mengetahui jika objek tersebut mendekat ke Bumi.
Namun, jika salah satu saja dari asteroid ini menghantam Bumi, maka diperkirakan bisa melenyapkan sebuah kota, membunuh jutaan orang dan menyebabkan kehancuran skala luas. Masalahnya lagi, asteroid kembar selalu berdampingan, sehingga jika keduanya menghantam Bumi, dampaknya pun bisa dua kali lipat.
Berita Terkait
-
PLTP Sarulla Kehilangan Sepertiga Kapasitas, Pemerintah Siapkan Investasi Rp2,6 Triliun
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
-
Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran
-
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh
-
Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo