Suara.com - Teknologi chatbot mulai digunakan oleh beberapa perusahaan untuk memudahkan transaksi konsumen. Di antaranya adalah Scoot, maskapai penerbangan budget atau ekonomis asal Singapura. Fitur ini memungkinkan pengguna memesan dan membayar penerbangan lewat kartu kredit di Facebook Messenger.
Chatbot milik Scoot diberi nama yang cukup manis, MARVIE (Most Awesome and Resourceful Virtual Intern Ever). Tak hanya memesan tiket, bot chatting ini juga dapat melakukan berbagai tugas, seperti pemilihan kursi dan pengubahan pemesanan.
Menurut juru bicara Scoot, MARVIE sudah mengatur setidaknya 14 pemesanan sejauh ini. Kebanyakan dari konsumen itu berusia 40 hingga 50 tahun.
Pemesanan tiket lewat MARVIE membutuhkan waktu sekitar tujuh menit. Hal yang tidak buruk mengingat waktu yang dibutuhkan untuk pemesanan tiket secara manual bisa lebih lama.
Bagi traveller yang tak ingin buang waktu, sembari upload potret hasil berwisata di laman sosial facebook, bisa pesan tiket pula dengan cara praktis ini.
Sejak MARVIE diluncurkan, Scoot mengatakan aktivitas chat meningkat pesat. Jika biasanya dalam sehari hanya ada 50 chat, kini terdapat 1.750 chat.
Sejauh ini, sudah ada beberapa maskapai yang mengikuti cara Scoot. Di antaranya Iceland Air dan Transavia yang mengaplikaskan chatbot di Facebook Messenger.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan