Suara.com - PT Smartfren Telecom Tbk menghadirkan teknologi jaringan baru yaitu 4G+. Demi menguji kekuatan teknologi 4G+ ini, Suara.com diberi kesempatan bersama beberapa media lain mencoba kekuatan teknologi anyar itu di Yogyakarta. Uniknya, pengujian jaringan ini dilakukan dengan menggunakan sepeda untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain demi memberikan experience yang anti mainstream.
Pengujian kali ini menggunakan Paket Super 4G Unlimited lewat Wifi dengan aplikasi nPerf. Uji jaringan dimulai dari Candi Plaosan, Yogyakarta, kemudian bersepeda dengan rute yang cukup jauh di daerah Kecamatan Prambanan. Dengan area yang termasuk berada di pelosok atau desa, Smartfren ingin membuktikan kekuatan teknologi 4G+, termasuk di daerah terpencil.
"Silakan ditest jaringan kami, coba gunakan untuk mengakses internet, boleh chatting atau streaming video di daerah seperti ini," ujar Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Special Project Smartfren, kepada para media saat berhenti di salah satu titik pemberhentian pada Rabu (15/8/2018).
Percobaan pertama yang dilakukan Suara.com saat berada di daerah pelosok Dusun Plaosan Kidul, Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Yogyakarta, kecepatan internet Smartfren menembus 2,68 Mbps untuk mengunduh dan 2,83 Mbps upload.
Bersepeda ke daerah yang lebih jauh lagi, namun berada di tanah lapang yang cukup luas, uji jaringan Smartfren di Dusun Plaosan Lor, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten, mencapai 3,61 Mbps untuk mengunduh dan 1,58 Mbps untuk upload.
Lalu saat pukul 18.37 WIB, rombongan media dibawa menuju Omah Duwur yang berada di Kotagede, Yogyakarta, untuk penutupan. Pantauan uji jaringan Smartfren masih menggunakan Paket Super 4G Unlimited mendapatkan 5,55 Mbps untuk mengunduh dan 0,37 Mbps untuk upload.
Ketika berada di tempat penginapan, Hotel Marriott Yogyakarta, kecepatan mengunduh menjadi 9,35 Mpbs dan upload 1,93 Mbps dengan menggunakan Andromax M2Y.
Meskipun saat percobaan uji jaringan di daerah Candi Plaosan dan sekitarnya mengalami ketidak stabilan jumlah Mbps, namun dengan jaringan seperti ini masih bisa melakukan streaming video Youtube, video call WhatsApp, mengirim email, chatting, dan mengunduh aplikasi sebesar 12 MB hanya dalam 3 menit.
Untuk video streaming Youtube sendiri pada kualitas video 240p, nilai performa menunjukkan 80,6 persen. Untuk kualitas video 360p, nilai performa menunjukkan 85,4 persen, dan untuk kualitas 720p, menunjukkan angka 70,7 persen. Ketiganya dengan waktu total buffer nol alias tidak mengalami buffer sama sekali.
Baca Juga: Hadirkan Teknologi 4G+, Jangkauan Smartfren Naik 70 Persen
Perwakilan Smartfren khusus Yogyakarta sendiri mengatakan bahwa mereka menggunakan FDD (Frequency Division Duplex) yang berjalan pada frekuensi 850 MHz, di mana FDD ini bertugas untuk memberikan jangkauan yang lebih luas. Tak hanya FDD, dibantu pula dengan TDD (Time Division Duplex) di frekuensi 2.300 MHz yang berfungsi untuk menghasilkan kapasitas download atau akses internet menjadi lebih cepat. Dengan gabungan keduanya, itulah mengapa teknologi 4G+ Smartfren masih bisa digunakan bahkan di daerah pelosok sekalipun.
Dikabarkan jangkauan terhadap populasi nasional Smartfren meningkat sebesar 70 persen pada tahun 2018 ini. Hal ini juga disebabkan oleh perluasan jangkauan jaringan, di mana pembangunan site BTS (eNB) akan mencapai dua kali lipat di tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2017. Untuk jumlah total BTS Jawa Tengah sendiri kini sekitar 2.844 dan rencananya di akhir tahun 2019 akan mendekati angka 4.000.
Masih lewat aplikasi nPerf, diperlihatkan bahwa terknologi 4G+ sudah hampir tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta. Bahkan dibandingkan dengan Semarang dan Solo, jaringan 4G+ Smartfren di Yogyakarta lebih luas. Hal ini disebabkan karena pengguna Smartfren di Yogyakarta lebih banyak, sebagian besar mahasiswa lalu diikuti oleh wisatawan lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Vivo X Fold 6 Global Kantongi Sertifikasi Ini, Sinyal Kuat Peluncuran Resmi Makin Dekat
-
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Dirilis, Kamera Gimbal Saku 1 Inci dengan Dual Lens untuk Konten Sinematik
-
EZVIZ Pamer Ekosistem Smart Home AI, Smart Lock Face Recognition Jadi Sorotan
-
Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia
-
4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga
-
Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar
-
Ex Flagship, 3 Rekomendasi HP Oppo Spek Premium yang Masih Layak Beli di 2026
-
5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian