Suara.com - Dunia yang kita kenal hari ini mungkin saja berbeda jika Gunung Tambora di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak meletus dua bulan sebelum Kaisar Prancis, Napoleon Bonaparte berperang melawan Sekutu di Pertempuran Waterloo pada Juni 1815.
Kekalahan Prancis di Waterloo besar dampaknya terhadap Eropa. Kebangkitan nasionalisme Jerman yang memuncak pada Perang Dunia II dan lahirnya Inggris sebagai negara super power, menggantikan Prancis, pada abad 19 diyakini berawal dari Waterloo.
Para sejarahwan sebelumnya sudah mencatat bahwa pasukan Prancis yang dipimpin Kaisar Napoleon dalam Pertempuran Waterloo kalah dari kekuatan Sekutu - yang terdiri dari Inggris, Prusia (kini termasuk dalam Jerman), Belgia, dan Belanda - salah satunya karena faktor cuaca buruk.
Hujan yang mengguyur Eropa ketika itu, menurut sebuah penelitian terbaru, disebabkan oleh abu vulkanis bermuatan listrik yang dilepaskan Tambora ke Atsmofer.
Letusan Tambora sendiri memang diketahui menelan korban jiwa hingga 100.000 orang dan menyebabkan Bumi tak mengalami musim panas selama satu tahun, hingga 1816.
Penelitian Matthew Genge di Imperial College, London Inggris, yang diterbitkan dalam jurnal Geology pekan ini, menunjukkan bahwa abu vulkanis Tambora telah memantik terjadinya "arus pendek" di ionosfer, tempat awan biasanya terbentuk.
Di ionosfer, abu vulkanis tadi memicu terbentuknya awan dalam jumlah besar, berujung pada tingginya curah hujan di Eropa, dan akhirnya berkontribusi pada kekalahan Napoleon di Waterloo.
Adapun penelitian Genge ini menunjukkan bahwa abu vulkanis Tambora ternyata terbang lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya oleh para ilmuwan.
"Sebelumnya para geolog mengira bahwa abu vulkanis hanya sampai di level bawah atmosfer. Tetapi riset saya menunjukkan bahwa abu letusan gunung bisa didorong ke lebih jauh ke atsmofer oleh energi listrik," jelas Genge.
Dalam studinya, Genge menciptakan sebuah model untuk menghitung sejauh mana abu vulkanis bisa melesat ke atsmofer. Ia menemukan bahwa partikel berukuran sangat kecil bisa mencapai ionosfer jika terjadi letusan dasyat.
Hasil studi Genge itu konsisten dengan catatan sejarah letusan gunung api lainnya. Misalnya pada letusan Krakatau di 1883 dan letusan Gunung Pinatubo di Filipina pada 1991. (Phys.org)
Berita Terkait
-
Tuan Rondahaim Saragih Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Bobby Nasution: Napoleon der Bataks
-
Sebut Parcok Sudah Ada Sejak Tahun 2000-an, Napoleon Bonaparte: Kita Harus Selamatkan Polri!
-
Kritik Tajam Napoleon Bonaparte: Di Polri Ada 'Dua Tuhan', Reformasi Mustahil Tanpa Rombak Pimpinan!
-
Gaya Harley, Mesin V-Twin, Harga Miring: Pesona Cruiser Murah Meriah yang Cocok untuk Pemula
-
Ikut Nimbrung di Rumah Anies usai Keluar Penjara, Napoleon Bonaparte Koar-koar Agen Perubahan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Choppy Cuts Siap Hadir di Steam: Tampilkan Karakter Free Fire pada Bisnis Salon
-
28 Kode Redeem FF 29 Januari 2026 Malam Ini, Klaim Skin Groza Yuji Itadori Sekarang
-
18 HP Memori 1 TB Superlega Lengkap Harganya di Awal 2026, Mana Paling Murah?
-
Spesifikasi Vivo Y31d: HP Murah Baterai 7.200 mAh dengan Sertifikasi Militer
-
Cara Menaikkan Pajak TheoTown: Strategi Tambah Kas Kota Tanpa Bikin Warga Marah
-
5 HP Vivo Harga Rp 2 Jutaan yang Masih Worth Dibeli di Tahun 2026
-
Real Passion Never Dies: realme Panaskan Grand Final MLBB M7 World Championship
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
6 Game Perang Tank Terbaik di Android: Simulasi Realistis hingga Sci-Fi!
-
7 Perubahan Hadir di Phone Air 2, HP Paling Tipis Apple