Suara.com - Pengguna Twitter telah lama menikmati fitur "Who to Follow" sebagai layanan saran yang menampilkan daftar akun yang mungkin relevan dan harus diikuti. Namun kini Twitter menguji fitur baru berkebalikan dari rekomendasi itu. Twitter akan memberikan daftar pengguna akun yang harus di-unfollow atau berhenti mengikuti.
Fitur ini pertama kali ditemukan oleh pengasuh The Next Web, Matt Navarra, yang membagikan screenshot Twitter. Twitter menjelaskan bahwa tujuan dari fitur saran berhenti mengikuti ini adalah untuk membantu pengguna menemukan akun yang tidak "terlibat dengan teratur".
Kemudian pengguna bisa memilih untuk berhenti mengikuti orang-orang untuk membantu membersihkan lini masa mereka. Twitter juga menambahkan bahwa fitur ini diuji dengan kumpulan pengguna yang sangat terbatas selama beberapa hari.
"Kami tahu bahwa orang menginginkan lini masa Twitter yang relevan. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan berhenti mengikuti orang yang tidak terlibat dengan mereka secara teratur. Kami menjalankan pengujian yang sangat terbatas untuk memunculkan akun pengguna yang tidak terlibat untuk memeriksa apakah mereka ingin berhenti mengikuti pengguna itu atau tidak," jelas pihak Twitter, seperti yang dikutip dari 9to5Mac.
Fitur seperti itu dinilai juga bisa membantu upaya kesehatan digital. Pengguna bisa berhenti mengikuti akun yang tidak berinteraksi dengan pengguna, dan hal itu juga akan mempersempit konten di lini masa.
Hingga kini pihak Twitter menolak untuk berkomentar apakah fitur ini akan diluncurkan secara publik atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak