Suara.com - Seorang pakar teknologi dari Inggris mengklaim ia telah melihat pesawat MH370 yang menghilang di Google Maps. Ian Wilson yakin, sisa-sisa pesawat Malaysia Airlines yang hilang, membawa 239 orang penumpang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing, terperosok jauh di dalam hutan di Kamboja.
Menurut pengukuran pesawat yang dia temukan di Google Earth, benda yang dilihat itu memiliki panjang yang dekat dengan panjang Boeing 777-200 MH370. Panjangnya sekitar 70 meter, sedikit lebih besar dari ukuran resmi 63,7m milik Boeing 777, tetapi memiliki kesenjangan misterius antara ekor dan tubuh. Itu bisa jadi di mana ekor dan tubuh retak saat pendaratan dampak ke dataran hutan lebat.
Wilson mengklaim, benda misterius yang diduga bangkai pesawat MH370 dari analisis Google Earth menunjukkan bahwa pesawat bisa berada di permukaan tanah, yang akan membuatnya dilihat oleh penyelidik.
Sebaliknya, penampakan lain dari MH370 yang terlihat di Google Maps telah dikesampingkan oleh para ahli karena kamera satelit terkadang memotret pesawat di tengah penerbangan yang tidak terhapus dan berakhir di Maps mereka.
Dan, di bagian penting lain dari teka-teki yang sangat memperkuat klaim Wilson, Jaringan Keselamatan Penerbangan mengatakan bahwa penglihatannya tidak sesuai dengan profil peristiwa tabrakan di daerah tersebut.
Apa yang lebih menarik adalah tempat di mana pesawat tampak berada di tanah dekat radar pengendali lalu lintas udara daerah yang justru tidak melihatnya.
Untuk lebih meyakinkan, Wilson berencana melakukan perjalanan ke sana dengan harapan mengungkap misteri penerbangan terbesar sepanjang masa.
Wilson mengatakan panjang Boeing 777-200 adalah 63,7 meter.
"Mengukur penglihatan Google yang Anda cari di sekitar 69 meter, tetapi tampaknya ada celah antara ekor dan bagian belakang pesawat. Hanya sedikit lebih besar, tapi ada celah yang mungkin akan menjelaskan itu," ujarnya.
Baca Juga: Lucu! Di Google Maps Ada Atung Maskot Asian Games 2018
Produser video yang berbasis di Inggris itu mengungapkan, dirinya bekerja di video digital dan paham dengan kerja Google Earth.
"Dan pada akhirnya, Anda dapat melihat tempat di mana pesawat itu berada. Secara harfiah bagian yang paling hijau dan paling gelap yang dapat Anda lihat," kata dia.
Penerbangan yang hilang itu lepas landas dari ibukota Malaysia Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014, dengan 227 penumpang dan 12 awak.
Pada 1.19am baik Kapten Zaharie Ahmad Shah atau co-pilot mengatakan kepada pengendali lalu lintas udara Malaysia, "Selamat malam Malaysia Tiga Tujuh Nol."
Setelah kata-kata terakhir itu, pesawat itu menghilang antara pengendali lalu lintas udara Malaysia dan Vietnam dengan transponder ditutup.
Rekaman yang dikeluarkan oleh Kementerian Transportasi Malaysia menunjukkan bahwa pengendali lalu lintas udara diberitahu oleh maskapai Malaysia Airlines bahwa pesawat itu berada di wilayah udara Kamboja.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali