Suara.com - Sebuah video beredar di Facebook mengenai seorang dosen minta bayaran Rp 2.000 kepada mahasiswanya sebagai imbalan tiap mengajar. Video dosen sebuah universitas ini pun menjadi ramai, dan mendapatkan banyak komentar dari warganet.
Video yang direkam secara diam-diam oleh salah satu mahasiswa ini diunggah oleh pemilik akun Facebook Tandiesak Parinding pada Jumat (07/09/2018).
Baca Juga : Ketiduran di Kelas, Video Kocak Bocah Ini Viral di Media Sosial
''Apa jadinya kampus jika tenaga pendidiknya bermental seperti ini.???? Setiap pertemuan harus bayar Rp. 2000,-. Murahan kali kau.'' tulis Tandiesak dalam unggahannya.
Dalam video tersebut terlihat seorang dosen yang berada di kelas dan berbicara mengenai kesepakatan antara mahasiswa dan dosen mengenai pembayaran Rp 2.000 setiap proses belajar mengajar berlangsung.
Tidak tinggal diam, seorang mahasiswa nekat berdebat dengan si dosen. Menurutnya, ia sama sekali tidak menemukan aturan bahwa mahasiswa wajib membayar Rp 2.000 untuk setiap pertemuan dengan dosen.
Si dosen yang seenaknya lalu menanyakan balik ke mahasiswa mengenai siapa yang mengajar dan siapa yang membuat aturan di universitas tersebut.
Baca Juga : Selebrasi Setelah Sah, Pengantin Wanita Teriak Usai Ijab Kabul
Menurut si dosen, mahasiswa yang tidak terima dengan aturannya bisa pergi belajar bersama rektor yang membuat aturan universitas.
Mahasiswa yang merasa tidak bersalah, membela diri dan tidak terima jika dalam universitas terdapat forum di dalam forum. Kesal, dosen ini langsung meminta mahasiswa tersebut untuk keluar dari kelas dan belajar bersama rektor.
Tonton video debat dosen minta bayaran Rp 2.000 ini di HiTekno.com.
Berita Terkait
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9