Suara.com - Facebook siap membantu Anda menemukan kencan. Jaringan sosial pada hari Kamis (20/9/2018) waktu setempat meluncurkan Facebook Dating, layanan perjodohan yang diumumkan pada bulan Mei lalu.
Mulai Kamis, pengguna Facebook di Kolombia dapat membuat profil kencan. Setelah perusahaan berpikir telah cukup mengumpulkan profil, kemudian akan mulai mencocokkan satu sama lain. Facebook tidak akan mengungkapkan dengan tepat berapa banyak profil yang awalnya diinginkan dalam sirkulasi atau garis waktu untuk memulai pencocokan.
Dalam pengumuman ini belum diinformasikan kapan layanan ini akan dibuka ke pasar lain. Cara kerjanya fitur kencan ini adalah bagian dari aplikasi utama Facebook dan merupakan layanan gratis.
Anda akan dapat menemukan fitur di menu utama Facebook, di samping layanan lain seperti Grup, Acara atau Marketplace. Sesampai di sana, Anda dapat membuat profil dengan menambahkan gambar, detail pribadi seperti lokasi dan di mana Anda pergi ke sekolah, dan menjawab pertanyaan santai lain, "Seperti apa hari sempurna Anda?".
Fitur ini terpisah dari profil Facebook reguler Anda. Tidak seperti pesaing Tinder atau Bumble, tidak ada yang menggesek ke kiri atau ke kanan untuk menyukai atau menolak kecocokan potensial.
Sebaliknya, Anda harus menggulir ke bawah melalui profil seseorang dan ketuk jika tertarik. Anda hanya akan melihat orang-orang yang bukan teman Facebook Anda atau orang-orang yang berteman dengan teman.
Asumsinya adalah bahwa Anda sudah mengenal teman-teman Anda, yang menjadi keuntungan dari jaringan Facebook. Hal ini juga membantu menghindari kecanggungan dengan teman kencan Anda nanti.
Facebook mengatakan, tujuannya adalah membantu pengguna membuat koneksi yang langgeng dan bukan hanya mencari koneksi.
"Kami ingin menjadikannya jelas orang-orang yang Anda pertimbangkan. Ini bukan hanya profil. Ini seharusnya tentang hubungan, bukan hanya cinta satu malam," kata Nathan Sharp, manajer produk untuk Facebook Dating.
Facebook mengejutkan dunia ketika meluncurkan layanan ini pada bulan Mei lalu selama konferensi pengembang F8. Itu karena jaringan sosial terbesar di dunia dan CEO-nya, Mark Zuckerberg, telah diteliti atas praktik pengumpulan data penggunanya dan apakah itu benar-benar dapat menyimpan semua data yang dikumpulkannya tentang lebih dari 2,2 miliar penggunanya.
Baca Juga: Facebook Dituduh Diskriminasi Gender dalam Iklan Pekerjan
Fokus itu mengikuti skandal di bulan Maret atas Cambridge Analytica, konsultan digital yang berbasis di Inggris yang memanen data dari 87 juta pengguna Facebook tanpa izin mereka.
Kontroversi tersebut menyebabkan banyak orang bertanya-tanya apakah Facebook dapat dipercaya dengan informasi pribadi. Facebook mengatakan, tidak ada data dari layanan kencan yang akan digunakan untuk penargetan iklan. Jika Anda menghapus profil Facebook Dating Anda, data juga akan dihapus.
Facebook mengatakan 200 juta orang di Facebook memiliki status hubungan "single". [Cnet]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tune In to the Midnight Heart Season 2 Rilis 2027, Hadirkan 2 Karakter Baru
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
-
Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi
-
Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026
-
Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
-
Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah
-
30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA
-
Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16
-
Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian