Suara.com - BlackBerry Limited mengumumkan peluncuran perangkat lunak serta layanan baru sebagai bagian dari BlackBerry Spark, platform Enterprise of Things (EoT) terbaru yang didesain dan diciptakan untuk hiperkonektivitas ultra aman dari kernel ke edge.
Diumumkan pada BlackBerry Security Summit di London , kemampuan dari platform baru ini akan memungkinkan pelaku industry mengukur infrastruktur saat ini agar dapat dengan aman mengatur, menghubungkan, dan menggunakan berbagai perangkat (yang terkoneksi dengan internet).
Hal ini memungkinkan OEM (Original Equipment Manufacturer / Produsen Peralatan Asli) untuk memasarkan perangkat IoT dengan keamanan tinggi serta memenuhi regulasi.
“Teknologi BlackBerry menyediakan keamanan ultra yang dibutuhkan dalam dunia terkini yang hyperconnected,” ucap Charles Eagan, Chief Technology Officer, BlackBerry dalam keterangan resminya.
Layanan dan kemampuan baru pada BlackBerry Spark tersebut adalah:
1. Manajemen kontekstual perangkat untuk IoT AWS.
Platform ini memungkinkan perusahaan untuk menambahkan perangkat consumer dan perangkat bisnis ke dalam jaringan korporasi dengan menerapkan kebijakan dan pengawasan manajemen.
Layanan ini memungkinkan terhubungnya berbagai perangkat yang saling terhubung tersebut untuk memberikan output yang diharapkan pada alur kerja apapun dan mengurangi eksposur pada celah/kelemahan siber yang memungkinkan perusahaan menghadapi risiko yang tidak diperlukan.
2. Jasa Manufaktur untuk Perangkat IoT OEM.
Baca Juga: Facebook dan Blackberry Saling Gugat terkait Hak Paten
BlackBerry akan memungkinkan OEM untuk menciptakan BlackBerry Secure hardware root of trust yang berasal dari jalur perakitannya sendiri. Sebagai bagian dari layanan, BlackBerry akan menyediakan workstation yang aman dan dapat diakses dari jarak jauh, yang terhubung dengan Network Operations Center (NOC), yang akan menyediakan dan memberi tokens dan certificates yang aman.
3. Perluasan kemampuan BRIDGE.
BlackBerry telah memperluas kemampuan dari solusi Enterprise BRIDGE, untuk memberi kemampuan bagi pelanggan untuk mengakses, mengedit, dan menyimpan dokumen-dokumen Microsoft Office 365 dari aplikasi dalam kontainer BlackBerry Dynamics.
4. BlackBerry UEM Notifications.
Administrator IT sekarang dapat lebih efektif dalam mengatur compliance dan keamanan dengan memastikan peringatan real-time tidak terlewatkan melalui kemampuan mengirimkan notifikasi melalui beberapa saluran termasuk telepon, SMS, dan E-mail dari sistem tunggal. Dengan notifikasi dari BlackBerry UEM, dalam hitungan menit admin dapat mendapatkan rekaman mengenai siapa yang telah dihubungi dan bukti bahwa notifikasi telah diterima.
5. BlackBerry Secure Global Directory.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?