Suara.com - Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara meletus dengan tinggi kolom abu vulkanik sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah pada Rabu (03/10/2018).
Salah satu gunung berapi yang terletak di provinsi Sulawesi Utara ini terbentuk pada masa Kuarterner di tepi selatan kaldera Gunung Tondano. Gunung ini masuk dalam jenis Stratovolcano dengan ketinggian 1.784 meter dari permukaan laut (mdpl) atau 5.853 kaki.
Sebelum meletus pada Rabu lalu, Gunung Soputan sempat meletus pada tahun 2015. Selain Gunung Soputan, tercatat ada belasan gunung api aktif lainnya yang ada di Sulawesi. Berikut beberapa di antaranya yang sudah berhasil dihimpun:
Baca Juga: Layar Lebar dan Mantap, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy A8 Star
1. Gunung Submarine 1922
Gunung Submarine 1922 berada di lokasi geografi antara 40 dan 60 LU antara 1240 dan 1260 BT. Gunung ini berada di Kabupaten Sangir, Provinsi Sulawesi Utara yang berdekatan dengan Kota Tahuna.
Gunung api aktif ini berada di bawah laut Sulawesi dengan ketinggian -5.000 meter atau sekitar -16.000 kaki.
2. Gunung Awu
Gunung Awu adalah salah satu gunung jenis stratovolcano yang terletak di Kepulauan Sangihe. Gunung ini tercatat pernah beberapa kali meletus, antara lain pada tahun 1711, 1812, 1856, 1892, dan 1966. Letusan gunung setinggi 1.320 meter atau 4.330 kaki ini membuat 8000 orang tewas.
3. Gunung Banua Wuhu
Gunung api aktif ini memiliki ketinggian -5 meter atau setara dengan -16 kaki. Sama dengan Submarine 1922, gunung berapi bawah laut ini berada di Kepulauan Sangihe yang dekat dengan Pulau Mahengetang.
4. Gunung Karangetang
Gunung Karangetang juga dikenal dengan nama Api Siau. Gunung ini terletak di bagian utara Sulawesi Utara, tepatnya di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro. Gunung ini adalah salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia sejak 1675.
Baca Juga: Ngakak Abis, Ini 8 Meme Kocak Ratna Sarumpaet Buatan Netizen
5. Gunung Ruang
Berita Terkait
-
Terjebak Saat Erupsi, 7 Pendaki Dievakuasi dari Gunung Soputan
-
Masih Erupsi, Bupati Minahasa Minta Warga Jauhi Gunung Soputan
-
Status Siaga Tiga, Letusan Gunung Supotan Tak Telan Korban Jiwa
-
Meletus, Ini Fakta Gunung Soputan dan Kaitannya dengan Gempa Bumi
-
3 Foto Hoax Gunung Soputan Meletus, Jangan Jadi Pencipta Hoax Ya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
Profil Joshua Baker Adik Mitchell Baker yang Bela Hong Kong, Bisa Dinaturalisasi Jadi WNI?