Tekno / Sains
Rabu, 10 Oktober 2018 | 20:15 WIB
Tengkorak kepala purba meledak karena suhu panas letusan Pompeii. (journals.plos.org)

Suara.com - Letusan Gunung Vesuvius di Pompeii adalah fenomena alam yang sangat fenomenal. Di luar dugaan, peneliti menemukan tengkorak kepala purba sampai meledak karena suhu panas yang ada.

Temuan ini membuka fakta baru Pompeii yang selama ini belum diketahui. Menurut studi yang dipimpin oleh Pierpaolo Petrone dari Federico II University Hospital di Naple, Italia menemukan dugaan baru.

Baca Juga : Gunung Api Raksasa Penghuni Dasar Laut di Indonesia

Peneliti tersebut menemukan bahwa banyak korban letusan Pompeii yang terbunuh sebelum aliran piroklastik mencapai mereka.

Aliran piroklastik merupakan salah satu hasil letusan gunung berapi yang bergerak dengan cepat dan terdiri dari gas panas, abu vulkanik, dan bebatuan.

Dalam penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh ilmuwan, aliran ini bisa bergerak dengan kecepatan hingga 700 kilometer per jam.

Sisa-sisa jenazah di Kota Kuno Pompeii. (Shutterstock)

Penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal PLoS One memiliki hasil yang mencengangkan.

Kebanyakan korban Pompeii ternyata disebabkan ''shock fulminan'' yang diinduksi secara termal sehingga menyebabkan kematian yang khas.

Baca Juga : Kota Romawi Kuno Pompeii yang Terkubur Akibat Letusan Gunung Api

Itu bertentangan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa korban letusan Pompeii dikarenakan karena mati lemas, tertimpa batu besar, dan terhempas debu panas gunung berapi.

Awan yang melonjak dengan tiba-tiba dengan suhu super panas diketahui akan menguapkan daging dan cairan tubuh korban dalam sekejap.

Baca selengkapnya mengenai fakta baru Pompeii dari temuan tengkorak kepala purba ini di Hitekno.com.

Load More