Suara.com - Buku terakhir hasil penulisan fisikawan Stephen Hawking diterbitkan Selasa (16/10/2018) waktu setempat. Selain beberapa isu besar sains yang diangkatnya, dia juga menyebut keberadaan Tuhan.
"Apakah saya memiliki iman?" dia menulis Jawaban Singkat untuk Pertanyaan Besar.
"Kita masing-masing bebas untuk mempercayai apa yang kita inginkan dan itu adalah pandangan saya bahwa penjelasan yang paling sederhana adalah bahwa tidak ada Tuhan. Tidak ada yang menciptakan alam semesta, dan tidak ada yang mengarahkan nasib kita," tulisnya.
Hawking melanjutkan dengan mengatakan bahwa kesadaran ini membuatnya memutuskan bahwa kehidupan akhirat hanyalah "pemikiran angan-angan" dan bahwa "ketika kita mati, kita kembali menjadi debu."
Namun, Hawking yang meninggal pada bulan Maret lalu di usia 76 tahun, juga melihat lapisan perak dalam apa yang bagi beberapa orang bisa menjadi pandangan suram. Menurutnya, manusia hidup dalam pengaruh mereka, dan pada anak-anak mereka.
Meskipun Hawking mengatakan dia tidak percaya pada Tuhan secara pribadi, dia punya pertanyaan untuk-Nya.
"Jika ada Tuhan seperti itu, saya ingin bertanya, namun dia memikirkan sesuatu yang serumit teori-M dalam sebelas dimensi," tulis Hawking.
M-teori adalah teori dalam fisika yang menyatukan semua teori superstring versi yang konsisten. Ini mungkin bukan pertanyaan yang kebanyakan orang lain tanyakan pada Yang Mahatinggi, tapi kemudian, Hawking adalah salah satu dari jenisnya.
Dalam buku ini, Hawking menjawab pertanyaan besar lainnya, seperti apakah kita dapat memprediksi masa depan. Dia menjawab bahwa pada prinsipnya bisa, tapi dalam praktiknya tidak ada. Untuk perjalanan waktu, mungkin ia tidak dapat mengesampingkannya dan jika ada kehidupan cerdas lainnya di alam semesta.
Baca Juga: Wasiat Hawking: Waspadai Lahirnya Spesies Manusia Super!
Sebagai pribadi yang tidak percaya pada Tuhan, Abu Hawking sekarang beristirahat di Westminster Abbey London, dekat dengan sesama ilmuwan legendaris Charles Darwin dan Isaac Newton. [Cnet]
Berita Terkait
-
Wasiat Hawking: Waspadai Lahirnya Spesies Manusia Super!
-
Hasil Akhir Penelitian Hawking Ungkap Rahasia Lubang Hitam
-
Ferry Iskandar : Kalau Pemerintah Serius, Kita Bisa Setara Jepang
-
Westminster Abbey, Peristirahatan Terakhir Profesor Hawking
-
Penghormatan, Yayasan Stephen Hawking Mengundang Penjelajah Waktu
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
-
Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan
-
6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem
-
Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin
-
Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!
-
Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah
-
Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial