Penelitian menunjukkan bahwa melihat layar yang terang tepat sebelum tidur dapat menggangu pola tidur. Permasalahan tidur juga telah dikaitkan dengan keterlibatan anak dalam perundungan. Untuk mendorong tidur yang sehat dan mengurangi kemungkinan terlibat dalam perundungan, bantu anak Anda membangun kebiasaan-kebiasaan sebelum tidur yang baik dengan cara menyingkirkan perangkat elektronik yang ada satu jam sebelum tidur. Kalau mereka mau membaca menggunakan gadget, gunakanlah aplikasi yang mempunyai filter UVB atau fitur redup dan atur agar latar layarnya menjadi hitam.
Untuk membantu anak Anda tetap tidur, perangkat elektronik harus disimpan di luar kamar. Bahkan saat anak Anda berniat untuk tidur, suara atau getaran dapat membangunkannya. Keberadaan gawai di kamar tidur juga dapat menjadi godaan untuk mengirim pesan atau bermain.
5. Berikan contoh yang baik ketika Anda menyetir
Mendorong anak-anak untuk menyingkirkan telepon seluler selama mereka berada di dalam mobil sejak mereka SD bisa menjadi kebiasaan yang menyelamatkan nyawanya. Hasil ulasan statistik mencatat bahwa penggunaan gawai adalah gangguan kedua paling utama saat menyetir. Setiap hari, 11 remaja tewas karena mereka menyetir dan mengirim SMS pada saat yang bersamaan. Untuk mengurangi risiko tersebut, orang tua dapat mengajari anak-anaknya untuk tidak menggunakan perangkat elektronik selama mereka duduk di bangku depan. Kursi depan mobil bisa menjadi tempat untuk berbincang alih-alih tempat untuk bermain gawai.
6. Tanamkan tanggung jawab
Mempunyai telepon seluler adalah suatu hak istimewa. Sebagai orang tua, tanamkan kebiasaan menggunakan telepon seluler secara bertanggung jawab. Tunjukkan kepada anak Anda bagaimana cara mengalokasikan waktu daring dengan aplikasi seperti unGlue. Ajarkan juga kepada anak Anda bahwa mendiskusikan permasalahan sosial adalah bagian dari kedewasaan yang dibutuhkan untuk mempunyai telepon seluler sendiri. Pertimbangkan juga pemberian tugas-tugas rumah sebagai cara agar anak Anda bisa mendapatkan giliran untuk menggunakan gawai mereka.
Artikel ini sebelumnya telah ditayangkan oleh The Conversation.
Berita Terkait
-
Anak Tak Menoleh Saat Dipanggil, Kapan Orang Tua Perlu Curiga Gangguan Pendengaran?
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Riset IHDC: Indonesia Berisiko Alami Silent Cognitive Burden pada Anak
-
Tuai Sorotan, Anak Tom Cruise Kini Tak Lagi Pakai Nama Belakang sang Ayah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat