Suara.com - Facebook yang tegah mengalami masalah pelanggaran dalam sistem keamanan, memilih berinvestasi dengan mengakuisisi cybersecurity demi meningkatkan keamanan platformnya. Facebook dikabarkan telah mendekati beberapa perusahaan keamanan tentang kemungkinan akuisisi tersebut, walaupun perusahaan yang dimaksud belum diketahui secara pasti.
Alasan Facebook untuk memperkuat keamanannya tak lain karena informasi pribadi 29 juta akun pengguna tersebar, termasuk nomor telepon, alamat email, dan pencarian terbaru. Dilansir dari CNET, Facebook secara tentatif menyimpulkan bahwa spammer yang menyamar sebagai perusahaan pemasaran digital berada dibalik pelanggaran keamanan tersebut dan bukan peretas yang bekerja untuk suatu negara.
Bekerja sama dengan FBI, Facebook meminta untuk tidak membahas secara detail siapa yang mungkin terlibat di balik serangan tersebut atau apakah mereka menargetkan seseorang secara khusus.
Pelanggaran keamanan itu berasal dari kerentanaan salah satu fitur Facebook "View as" yang memungkinkan pengguna melihat seperti apa profil mereka kepada orang lain. Penyerang mengeksploitasi kode yang terkait dengan fitur yang memungkinkan mereka mencuri "access tokens" yang dapat digunakan untuk mengambil alih akun milik orang lain.
Mengenai peningkatan keamanan ini, kemungkinan kesepakatan resmi akan diumumkan segera setelah akhir tahun 2018. Namun, juru bicara Facebook enggan mengomentari laporan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan