Suara.com - Saat ini, jumlah serangan malware dalam smartphone sangat tinggi. Cara terbaik menghindari infeksi pada smartphone adalah dengan waspada terhadap gejala-gejala virus Android ini.
Ada banyak jenis malware, seperti virus, adware, trojans, spyware, worm, dan ransomware. Program-program ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada perangkat Android mulai dari hilangnya data pribadi hingga kehilangan uang.
Virus dan worm dapat menyebar dari satu perangkat yang terinfeksi ke yang lain, sementara adware dapat menerbitkan iklan di layar perangkat dan mencoba memikat pengguna untuk mengekliknya. Spyware dapat melacak aktivitas pengguna dan mengumpulkan data sensitif dari smartphone tanpa sepengetahuan dan persetujuan.
Berikut ini lima tanda saat perangkat Android kemungkinan terserang virus:
1. Muncul pop-up secara tiba-tiba
Jika melihat iklan pop-up yang muncul secara tiba-tiba di layar perangkat, bahkan saat pengguna sedang tidak membuka aplikasi tertentu, itu merupakan salah satu tanda bahwa perangkat Android telah terserang malware atau adware.
Iklan pop-up yang muncul secara tiba-tiba itu akan menautkan ke situs web, hal ini dapat dikatakan bahwa pengguna tanpa sadar telah menginstal aplikasi dengan adware di perangkat.
Sebaiknya jangan mengklik iklan tersebut dan cobalah mengingat aplikasi terakhir yang baru terinstall, kemungkinan aplikai-aplikasi tersebut membawa adware ke perangkat. Setelahnya segera uninstall aplikasi tersebut.
2. Terjadi peningkatan penggunaan data
Baca Juga: 5 Smartphone Android Murah Meriah dengan Desain Kekinian
Ketika perangkat terinfeksi oleh bug berbahaya, itu akan menggunakan sumber data internet untuk menampilkan iklan atau mengirim informasi keluar dari perangkat Android secara diam-diam. Oleh karena itu, jika terjadi peningkatan penggunaan data yang tidak biasa secara mendadak, kemungkinan perangkat telah terinfeksi malware.
Buka Pengaturan perangkat dan pilih opsi Data untuk melihat aplikasi mana yang paling banyak menggunakan data di smartphone. Jika pengguna melihat aplikasi yang menggunakan data internet dengan tidak masuk akal, segera hapus instalan aplikasi tersebut.
3. Baterai cepat habis
Virus dan malware di smartphone menggunakan sumber daya perangkat untuk memicu infeksi. Oleh karena itu, jika terjadi pengurangan daya baterai secara tiba-tiba, kemungkinan itu adalah salah satu tanda bahwa perangkat telah terinfeksi.
Pengguna dapat membuka Pengaturan dan pilih opsi Baterai di smartphone untuk melakukan pengevaluasian dan melihat aplikasi mana yang menggunakan daya baterai paling banyak.
4. Panggilan telepon dan SMS yang tidak dapat dijelaskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan