Suara.com - PT Smartfren Tbk memberikan penjelasan terkait kedatangan petugas Imigrasi yang menyambangi kantornya di BSD, Tangerang Selatang. Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys memberikan penjelasnnya.
"Siang kemarin beberapa orang petugas Kantor Imigrasi Tangerang datang ke Kantor Teknik Smartfren di BSD untuk melakukan razia rutin atas kelengkapan dokumen TKA yang sedang bekerja di area Kantor Teknik Smartfren. Dan beberapa orang tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen yang diminta," ujarnya kepada Suara.com melalui aplikasi perpesan WhatsApp, Kamis (29/11/2018).
Di Kantor Teknik Smartfren, dia menambahkan, selain karyawan Smartfren juga terdapat pekerja-pekerja dari kontraktor luar negeri perusahaan yang bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sesuai kontrak mereka dengan Smartfren.
Meskipun begitu, pihak Smartfren dengan tegas menyatakan jika semua perusahaan asing yang bekerja dengan perusahaan wajib mengikuti peraturan terkait Tenaga Kerja Asing di wilayah Indonesia.
"Smartfren secara reguler selalu mengirimkan surat peringatan agar klausal tersebut dipenuhi setiap saat. Dengan kejadian hari ini, maka sekali lagi kami meminta kepada kontraktor-kontraktor Smartfren untuk selalu memenuhi semua aturan terkait ijin Tenaga Kerja Asing di indonesia," tegas Merza.
Sebagai informasi, petugas Imigrasi Tangerang merazia para pegawai di Kantor Teknik Smartfren di BSD, Tangerang Selatang, Rabu (28/11/2018). Dari aksi tersebut terjaring puluhan TKA yang diketahui berasal dari Cina dan India.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja