Suara.com - Setelah diluncurkan setahun lalu, kini Google Lens dapat mengidentifikasi lebih dari satu miliar item. Jumlah tersebut telah berkembang sebanyak empat kali dari jumlah item yang dapat dikenali Google Lens pada Oktober 2017 lalu.
Hal ini diberitakan oleh Aparna Chennapragada, Wakil Presiden Google Lens dan Augmented Reality di Google lewat postingan blog resmi.
"Saya telah menghabiskan waktu dengan tim-tim terkemuka yang membangun produk menggunakan AI untuk membantu orang-orang dalam kehidupan sehari-hari mereka, melalui mesin penelusuran, asisten, dan sekarang Google Lens. Saya melihat kamera membuka serangkaian peluang baru untuk penemuan dan bantuan informasi," ucap Aparna Chennapragada.
Google Lens memanfaatkan mesin pengenal karakter optik yang dikombinasikan dengan sistem AI yang mengenali berbagai karakter, bahasa, dan font, serta model koreksi bahasa yang terintegrasi dari Google Search.
Item-item yang dapat dikenali Google Lens antara lain label produk, barcode, nomor ISBN, furnitur, buku, film, video game, landmark, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, Google Lens juga dapat secara otomatis mengekstraksi nomor telepon, tanggal, dan alamat dari kartu nama lalu menambahkannya ke daftar kontak telepon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan