Suara.com - Go-Jek merilis sebuah laporan berisi rangkuman data pengguna dalam menggunakan layanan Go-Jek selama tahun 2018 bernama Laporan Kejog. Kejog sendiri merupakan kata dari Go-Jek yang disusun secara terbalik, berbentuk layaknya rapor anak sekolah.
Pengguna akan diperlihatkan tampilan seperti buku rapor dengan tulisan Sekolah Anak Bangsa dan dilengkapi nama pengguna sebagai nama pelajar. Untuk melihat hasilnya, pengguna cukup menggeser ke kiri.
Halaman pertama, Go-Jek akan memberikan hasil dari Mobilitas beserta penilaian dalam bentuk alfabet. Penilaian Mobilitas mencakup berapa kali pengguna menggunakan layanan Go-Jek dan jarak yang telah ditempuh selama tahun 2018.
Selanjutnya, Laporan Kejog 2018 juga memberikan hasil dari Nafsu Makan yang mencatat berapa kali pengguna memesan makanan lewat layanan Go-Food. Tak hanya itu, Laporan Kejog juga akan menampilkan hasil dari Kedermawanan yang berisi seberapa sering pengguna memberikan tip kepada pengendara.
Sementara laporan Akhlak, menampilkan seberapa sering pengguna melakukan pembatalan saat melakukan order. Di halaman akhir Laporan Kejog juga akan memberikan peringkat kelas.
Uniknya, layaknya buku rapor sungguhan, Laporan Kejog juga memberikan catatan untuk diperhatikan orang tua dan pesan dari guru di bagian bawah hasil seiap aspek. Catatan tersebut menggunakan bahasa yang lucu dan cukup "receh".
Untuk melihat Laporan Kejog 2018, pengguna dapat menemukannya pada homepage aplikasi Go-Jek dan mengklik tulisan "Ambil Rapor". Setelah itu, pengguna akan masuk ke microsite Kejog dan akan mulai menampilkan buku rapor tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali