Suara.com - Konsol game Soulja Boy yang dinamakan dengan SouljaGame baru saja dirilis pada awal Desember 2018. Namun kini, konsol game besutan rapper ternama ini harus ditarik dari pasaran.
DeAndre Cortez Way, alias Soulja Boy seorang rapper yang cukup ''berhasil'' dalam merilis album di Amerika Serikat. Ia juga dikenal dekat dengan streamer Fortnite ternama Tyler ''Ninja'' Blevins.
Baca Juga : Fortnite Sukses Besar, Kekayaan CEO Epic Games Lebih dari Rp 100 Triliun
Namun sayangnya, ia harus kecewa karena konsol game dengan merek SouljaGame harus ditarik dari pasaran.
Konso game SouljaGame ini baru tiga minggu dipasarkan melalui situs resmi Soulja Boy. Konsol game ini dijual pertama kali dengan harga 200 dolar AS atau Rp 2,9 juta.
Soulja Boy mengklaim kalau konsol game besutannya ini dapat memainkan game yang ada pada ''Switch / 3DS / Vita / NEOGEO / GBC / Gameboy / GBA''.
Baca Juga : Beli PlayStation 4 Sendiri, Ini Cara Pintar Bocah Kumpulkan Uang
Juga ada lebih dari 3.000 judul game sudah built-in dan pengguna hanya tinggal menginstalnya saja. Saat pertama kali diluncurkan banyak pengamat yang pesimis dan memberikan komentar pedas.
Banyak yang menyebut kalau konsol game SouljaGame adalah emulator yang tidak bermerek dan dibuat dengan buruk.
Baca Juga : Banyak Dicaci Maki, Ini 7 Penyebab Fallout 76 Dianggap Gagal
Padahal dalam peluncurannya mereka mengklaim memiliki akses ke ''SOULJAGAME / PS / NEOGEO / PC / SEGA / GBA / NES.''
Kedua model dikembangkan oleh Anbernic, yang mempunyai akses eksklusif penjualan secara internasional melalui AliExpress.
Padahal, Soulja Boy sudah sangat senang ketika konsol game ini pertama kali meluncur.
''Pelanggan pertama membawa air mata ke dalam mata saya. Air mata kegembiraan! Aku hanyalah seorang anak dengan mimpi,'' tulis Soulja Boy di Twitter saat pertama kali konsol SouljaGame meluncur.
Baca Juga : Mantap Jiwa, Presiden Jokowi Beli Game Buatan Indonesia
Berita Terkait
-
Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya
-
Akhirnya Nintendo Resmi Masuk ke Indonesia pada Desember 2026
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
Pernah Jadi Korban Bullying, Rapper Dindin Beberkan Kisah Pilu saat SMA
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik