Suara.com - Tim Sweeney, CEO Epic Games masuk dalam miliader baru yang berasal dari industri teknologi. Berkat kesuksesan Fortnite, kini kekayaannya lebih dari Rp 100 triliun.
Kini Tim Sweeney bertengger bersama para miliarder dunia lainnya seperti Mark Zuckerbergs dan Jeff Bezoses. Bahkan kekayaannya di atas miliarder terkenal seperti George Soros dan George Lucas.
Baca Juga : Di Twitter, CEO Epic Games Marah Besar pada Google
Dikutip dari Yahoo Finance, kini kekayaan CEO Epic Games ini telah mencapai 7,16 miliar dolar AS atau sekitar Rp 103 triliun.
Menurut laporan tahunan Bloomberg, kekayaan ini membawa Tim Sweeney masuk dalam 500 orang terkaya di dunia. Ia berada di peringkat 194 orang terkaya di dunia versi Bloomberg.
Kekayaan CEO Epic Games ini tak lain berkat kesuksesan game Fortnite. Game yang diluncurkan pada 2017 ini makin terkenal semenjak memasukkan mode battle royale.
Game Fortnite yang awalnya hadir ke PC dan MAC lalu mulai masuk ke platform lain seperti konsol game Xbox One dan PlayStation 4.
Baca Juga : Tiap 2 Minggu, Epic Games Store Bagikan Game Gratis Permanen
Fortnite juga hadir ke perangkat mobile seperti iPhone dan Android. Kemudian paling baru, game battle royale ini masuk ke Nintendo Switch.
Bukan cuma dari Fortnite, kekayaan CEO Epic Games juga berasal dari Unreal Engine. Game engine dari Epic Games ini banyak dipakai oleh developer games lain.
Developer game memang bebas memakai Unreal Engine dalam membuat game, namun Epic Games dapat sebagian dari hasil penjualan game tersebut.
Kekayaan Tim Sweeney diprediksi bakal meningkat lagi setelah ia meluncurkan Epic Games Store. Distribusi game PC yang mulai menyaingi Steam dari Valve.
Baca Juga : PUBG dan Fortnite Terancam Di-banned di Cina, Ini Alasannya
Developer games pun mulai memindahkan game PC mereka dari Steam ke Epic Game Store. Hal ini karena pembagian hasil penjualan yang lebih menarik.
Epic Game Store memberikan 88 persen kepada developer game, sedangkan Steam hanya menawarkan 70 persen saja.
Berita Terkait
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Grand Heist City Segera Hadir ke Fortnite, Gameplay Mirip GTA
-
Fortnite Kembali ke Android: Akhir Drama Epic vs Google di Play Store!
-
Meta Geser Fokus ke Mobile: Horizon Worlds Tinggalkan VR, Siap Tantang Roblox dan Fortnite?
-
Kolaborasi Honkai Star Rail dan Fortnite, Hadirkan Skin Spesial dan Berbagai Keseruan
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Terkini
-
Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin
-
Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta
-
iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!
-
Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond
-
PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting
-
vivo V70 512GB Resmi Rilis, HP Kamera Jernih untuk Foto dan Video Konser
-
iPhone 18 Biasa vs Pro: Banyak Orang Mulai Tinggalkan Versi Pro di 2027?